Monmonvandemon's Blog

Sarana Berbagi Pengetahuan dan Ilmu

HARGA PRODUK-PRODUK K-LINK 2014


Kenaikan harga-harga memang tidak dapat dielakkan. Karenanya produk-produk K-Link pun menyesuaikan perubahan tersebut setelah sekian lama menahan harga. Daftar harga ini berlaku sejak 1 Mei 2014. Silahkan diinformasikan kepada jaringan anda.

 

Silahkan klik gambar untuk memperbesarnya.

 

HARGA KONSUMEN

harga-konsumen-2014

HARGA DISTRIBUTOR

Harga-distributor-2014

Kungjungi juga blog bahasan produk-produk K-Link beserta artikel kesehatan di : www.ilmusehatalami.wordpress.com

April 18, 2014 Posted by | Artikel Marketing, Kesehatan | , , | Leave a comment

Sebuah Kasus Dalam Perjalanan PT K-Link


stop fitnah

Tidak ada sebuah kesuksesan tanpa rintangan dan cobaan. Tiada arti kesuksesan jika tidak pernah menghadapi setiap masalah yang muncul. Sebuah kesuksesan akan ternikmati dengan sangat manis ketika setiap rintangan yang ada berhasil kita selesaikan satu persatu dengan sabar dan tawakal. Begitu lah kalimat-kalimat sakral dari setiap motivator. Ternyata hal seperti ini tidak hanya berlaku bagi setiap manusia yang hidup, namun juga pasti menerpa setiap jenis usaha, tidak terkecuali pada perusahaan K-Link.

Dalam perjalanan usahanya mengembangkan sayap niaganya d Indonesia pasti mengalami cobaan, salah satunya yang sempat fenomenal yaitu kasus kematian ibu Ngatini di Medan pada awal April Tahun 2009 silam. Kala itu Produk-produk K-Link disinyalir menyebabkan kematian ibu Ngatini. Mari simak cuplikan kisah berita yang beredar saat itu.

Berita 1 [LIPUTAN 6 News] “Diduga Keracunan Obat, Ngatini Meninggal”

Liputan6.com, Medan: Tangis Widi terdengar lirih. Gadis ini baru saja kehilangan sang ibunda tercinta, Ngatini alias Maulida. Widi sempat tak sadarkan diri saat menyaksikan jenazah ibunya sudah terbungkus kain kafan. Sang bunda mengembuskan nafas terakhir, Senin (6/4) pagi, setelah lima hari dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik, Medan, Sumatra Utara.Diduga Ngatini menderita keracunan obat yang diedarkan perusahaan pemasaran berjenjang K-Link. Sekujur tubuh korban melepuh setelah mengonsumsi suplemen klorofil yang dipasarkan K-Link.Atas kematian istrinya, suami korban menuntut pertanggungjawaban produsen suplemen tersebut. Sementara pihak K-Link membantah korban meninggal akibat mengonsumsi produk mereka. Untuk membuktikannya pihak K-Link masih menunggu hasil diagnosis tim medis dan laboratorium forensik.Kasus dugaan keracunan obat ini kembali membuka mata banyak pihak untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi obat, termasuk suplemen. Maksudnya ingin sehat, namun jika kurang teliti atau bahkan mengonsumsi melebihi batas bisa mengakibatkan kematian.(IAN/Yudhistira)

Sumber : http://news.liputan6.com/read/175617/diduga-keracunan-obat-ngatini-meninggal

Berita 2 [Tulisan Blogger] Meninggal Keracunan Klorofil K-Link

Pagi ini ada sebuah berita mengejutkan yang saya tonton di televisi. Bagaimana tidak, ada berita dimana seorang ibu meninggal akibat mengkonsumsi klorofil. Bagi yang belum tahu, Klorofil adalah sebuah produk obat suplemen makanan yang diproduksi oleh K-Link dan dipasarkan dengan sistem Multi Level Marketing (MLM). Selengkapnya mengenai berita meninggalnya seorang ibu akibat “dugaan” keracunan klorofil dari K-Link adalah sebagai berikut.

Seorang ibu yang menjadi korban kasus ini bernama Ngatini / Maulida. Korban meninggal pada hari senin tanggal 6 april 2009 setelah mendapatkan perawatan intensif oleh tim dokter selama 5 hari di rumah sakit umum pusat Haji Adam Malik Medan Sumatera Utara. Tim dokter menduga korban meninggal akibat keracunan karena tubuh korban ditemui melepuh.Menurut pengakuan keluarga korban, Ngatini mengkonsumsi obat suplemen bernama klorofil yang diproduksi oleh K-Link. Suami korban yang juga bergabung dengan K-Link ini kemudian menuntut tanggung jawab K-Link atas meninggalnya istri karena keracunan klorofil.Namun demikian pihak manajemen K-Link membantah bahwa korban meninggal akibat mengkonsumsi Klorofil. K-Link menduga korban telah mengalami sakit sebelum meninggal. Karena masalah ini dilakukan diagnosa lebih lanjut oleh tim medis dan ahli forensik untuk memeriksa keadaan korban dan bagaimana korban meninggal.Setelah menonton berita ini, saya kemudian jadi berpikir apakah memang korban meninggal akibat klorofil. Apakah pihak K-Link tidak memberikan aturan mengenai konsumsi Klorofil dan siapa saja yang dilarang mengkonsumsi. Saya yakin walaupun benar korban meninggal karena mengkonsumsi klorofil, pasti ada kesalahan teknis yang terjadi hingga suplemen yang dikonsumsi tersebut menjadi rusak dan bersifat racun.Karena hal inilah memang kita sebaiknya tidak asal minum obat, apalagi suplemen. Bagaimanapun juga untuk menjadi sehat, masih lebih baik bila kita mengkonsumsi hal-hal yang alami seperti memperbanyak makan sayur dan berolah raga. Sesuatu yang instan atau yang menawarkan hal instan tentunya memiliki efek tersendiri mengingat tubuh kita perlu untuk menyesuaikan diri.Jaga kesehatan dan semoga bermanfaat. Salam

Update :

Berdasarkan informasi dari beberapa rekan (kami tidak mengklarifikasi sumbernya) permasalahan tersebut sudah selesai. K-link dibebaskan dari tuntuntan dan pihak keluarga kemudian meminta maaf karena telah membuat informasi yang kurang menyenangkan bagi pihak K-Link terkait produk kesehatan dengan merek Klorofil K-Link

Tetap sehat dan tetap semangat ya kawan!

Sumber : http://klikmenurutsaya.blogspot.com/2009/04/meninggal-keracunan-klorofil-k-link.html

Berita 3 [Blogger] “Korban Klorofil K-Link”

Inilah yg saya takutkan… kalo kita mau sedikit jujur… terkadang kita dalam menjelaskan sebuah manfaat produk… terlalu berlebihan, sehingga orang awam menangkap bahwa produk ini adalah sebuah satu2nya solusi… Sekali lagi.. ini adalah salah kita juga… lain kali lebih diperhatikan untuk promosi yg berlebihan…

Empat hari jalani perawatan di RSUP H Adam Malik, Ngatini alias Maulida (38) akhirnya menghembuskan nafas terakhir, dinihari kemarin (6/4). Diagnosa dokter, warga Dusun II, Desa Telaga Tujuh, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang ini, tewas karena gagal ginjal akut akibat keracunan suplemen K Link.

Awalnya, Ngatini hanya mengeluhkan flu, batuk dan mual yang dialaminya sekitar 2 bulan lalu. Usai dirawat di RSU Bidadari Jalan Perintis Kemerdekaan, Binjai Utara, Ngatini sembuh dan pulang ke rumah. Beberapa hari di rumah, sebuah tawaran yang akhirnya merenggut nyawa, sampai kepada M Nur, suami Ngatini. Ngatini disarankan mengkonsumsi suplemen. Tawaran itu sempat tak digubris M Nur.

Beberapa hari berikutnya, kediaman pasutri ini kedatangan tamu yang mengaku dari perusahaan obat-obatan alami bernama K-Link. Seorang diantaranya bernama Mala, PNS Puskesmas Stabat. Ngatini diperkenalkan berbagai produk K-Link. Diantaranya, Liquid Chlorofil, Vita Plus, Gamet Vitagel untuk menyembuhkan penyakit gatal dan Kino.

Bujukan Mala dan temannya berhasil. Kebetulan Ngatini juga menderita gatal-gatal hingga dia membeli suplemen K-Link, termasuk Larutan Organik Spirulina senilai Rp 1,5 juta. Usai dikonsumsi, Ngatini merasakan aneh. Badannya gatal luar biasa hingga ke wajahnya. Kedua sales yang sebelumnya menawarkan obat-obatan itu dihubungi dan Ngatini menjelaskan efek obat yang dikonsumsinya.

Ngatini malah disarankan mengoleskan Liquid Chlorofil ke seluruh tubuh yang gatal tanpa dicampur air. Itu hanya reaksi obat saja, tutur sales itu. Anjuran itu diikuti. Anehnya, rasa gatal itu makin parah. Parahnya, kulit Ngatini malah menghitam dan menggelembung. M Nur pun melarikan istrinya ke RSUP H Adam Malik.

Selama dirawat, Ngatini harus tidur beralaskan daun pisang dan dilapis handuk karena selalu kepanasan. Dr Azwan Hakmi Lubis, dokter yang ikut menangani penyakit Ngatini mengaku, kematian wanita itu akibat gagal ginjal akut usai mengkonsumsi obat-obatan K-Link. “Korban terkena penyakit gagal ginjal akut akibat minum suplemen itu. Namun kita belum bisa pastikan yang mana antara lima suplemen itu yang membuat kulitnya menjadi berubah seperti itu,”ujarnya.

Terpisah, Kabag Hukum Dan Humas Drg Atmawijaya yang saat itu juga berada di ruangan Dr Azwan menjelaskan telah melakukan pencucian darah dua kali pada Ngatini. “Itu berguna untuk membersihkan racun-racun yang ada didalam tubuhnya. Ngatini meninggal sekira pukul 4 pagi yang langsung dibawa pihak keluarga kerumahnya,”tambahnya.

Sementara itu, M Nur mengaku akan mencari keadilan. “Menurut keterangan dari dokter penyakit dalam dan ginjai RS Adam Malik, kadar uremium istri aku sangat tinggi. Mencapai 280, sementara kadar urenium untuk manusia normal 50. Dari situlah diketahui istri aku keracunan akibat penggunaan obat-obatan itu,”ujar M Nur.

Selama istrinya dirawat di RS Adam Malik, mereka sempat didatangi pihak yang mengaku perwakilan K-Link di Medan. M Nur diajak berdamai dan kerjasama serta tak mengekspos kejadian yang menimpa istrinya kepada media. Bahkan dia juga dijanjikan akan dibawa ke Jakarta untuk audensi pada konsumen K-Link soal kehebatan obat-obatan produk K-Link dan kematian istrinya bukan karena suplemen tersebut.

Kontan permintaan itu ditentang M Nur. “Sekarang yang saya minta pertanggungjawaban pihak K-Link terhadap istri saya. Jangan anda memikirkan kerjasama untuk mempromosikan obat-obatan anda,”tentang M Nur dan sempat berdebat. “Bagaimana mungkin saya menerima tawaran K-Link untuk membuat perdamaian secara lisan. Diminta pakai segel, mereka tak mau. Malah yang dipikirkannya asik masalah obat-obatannya saja, bukan dipikirkannya pertanggungjawaban produk mereka istri saya. Aku juga diancam gini, jangan sampai berita tentang ini disampaikan kepada media, karena segala biaya perobatan dan biaya pemakaman tak akan jadi tanggungan kami,”tandas M Nuh kepada POSMETRO MEDAN.

5 dokter penyakit dalam dan penyakit ginjal RSUD Adam Malik Medan, menyatakan bahwa nyawa Ngatini tidak tertolong akibat tingginya kadar uremium dalam tubuh. Ginjal pun mengalami pembengkakan serta pembuluh darah pecah akibat panas dalam tubuh. Pompa jantung terpacu begitu cepat hingga tak mampu menahan gejolak yang terjadi dalam tubuhnya.

Namun tudingan itu dibantah K-Link Indonesia. Temu pers yang dihadiri Corpororate Affairs Manager Bayu Riono, Penanggung Jawab Produk Fatma Dwi Amartani, dr Anggia dan dr Yosephin Silitongga. dr Anggia menuturkan, penyakit yang diderita oleh Ngatini merupakan jenis Stevens Johnson Syndrome, yang terjadi akibat efek dari keracunan obat yang terakumulasi pada tubuh pasien. Hal ini biasa terjadi, katanya, salah satunya disebabkan karena penggunaan obat yang tidak benar. Namun, untuk membuktikan hal itu, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut termasuk autopsi jasad Ngatini yang telah dikuburkan.

“Tidak relevan gagal ginjal yang divonis oleh dokter Haji Adam Malik,” ucapnya yang berkilah tidak ada membela siapa pun. Anehnya, dr Anggia bukanlah dokter yang menangani kondisi Ngatini dan mengaku mendapat hasil resume medis dokter yang menangani Ngatini, yakni dokter Dika. “Saya hubungi via telepon, dokter yang menangani pasien kebetulan adik stambuk saya. Saya pinjam medical recordnya dan dr Dika tidak berani memutuskan penyebab kematian pasien,” ungkapnya.

Sementara, Penanggung Jawab Produk PT K-Link Indonesia Fatma Dwi Amartani, menilai obat-obatan yang diproduksi oleh pihaknya tanpa ada kecacatan. “Itu tidak mungkin terjadi. Karena bahan yang digunakan dari bahan-bahan alami,” ucapnya.

Sumber : http://bannerku.wordpress.com/2009/04/08/korban-klorofil-k-link/

Bisa jadi banyak halaman internet lain berupa berita, media sosial, atau blog yang membahas kasus ini pada saat itu bahkan mungkin kedepannya tanpa literatur yang jelas dan sangat terbatas bahwa ternyata kasus itu telah selesai dengan baik. Hal ini pula yang terjadi saat saya menuliskan ini di tanggal 5 Maret 2014 yang mana kasus ini dimunculkan kembali di media sosial FB. Kaget juga saya melihat postingan share dari friend list saya yang kembali membahas kasus itu. Ironisnya membahas sepotong saja tanpa menyelesaikan berita akhir dari kasus tersebut. Entah maksud apa kembali membahas kasus lama itu. Namun pendidikan yang saya terima dari leader2 K-Link saya mengajarkan bahwa kita harus selalu positive thinking. Dengan ini saya berupaya meluruskan terkait berita-berita itu untuk rekan-rekan yang bingung terhadap produk-produk K-Link terlebih terhadap perusahaan dan Bisnisnya. Berikut ini video berita dari Liputan 6 Pagi SCTV, Topik Pagi ANTV mengenai konfirmasi mengenai kasus tersebut :

bisa rekan-rekan simak terhadap kalimat-kalimat yang diucapkan suami ibu Ngatini, M.Nur Sitepu dalam video di atas :

Perkataan Muhammad Nur Sitepu di Liputan 6 Pagi SCTV :

“…dia itu engga ada salah mungkin karena yaaa…mungkin ada yaaa…media-media yang lain yang mungkin memperbesar-besar masalah…terakhirnya…yaa…yang rencana saya bukan begitu jadi…jadiii..sudah engga karu-karuan gituu…jadi merugikan dari pihak PT K-Link jadinya…”

Perkataan Muhammad Nur Sitepu di Topik Pagi ANTV :

“…jadi sayaaa…minta maaf …yang saya katakan selama ini karena…selama ini mungkin saya tidak mengerti macem mana…yaaa…persoalan-persoalan ini ya kan…jadi membuat pusing masalah akhirnyaa…perusahaan PT K-Link ini…rugi…”

Perkataan Muhammad Nur Sitepu asli tanpa editing :

M.Nur Sitepu : …jadi sayaaa…minta maaf …yang saya katakan selama ini karena…selama ini mungkin saya tidak mengerti macem mana…yaaa…persoalan-persoalan ini ya kan…jadi membuat pusing masalah akhirnyaa…perusahaan PT K-Link ini…rugi…sebenarnyaaa…perusahaan itu yaaa…mungkin tu engga ada salahnya…dia tu ga ada salah mungkin karena yaaa…mungkin ada yaaa…media-media yang lain mungkin meperbesar-besar masalah…terakhirnya…yaa…yang rencana saya bukan begitu jadi…jadiii..sudah engga karu-karuan gituu…jadi merugikan dari pihak PT K-Link jadinya…jadi saya…selaku mewakili dari pihak yang korban…dari istri saya…saya minta maaf kepada perusahaan PT K-Link…yaaa…yang dari kata-kata saya yang selama ini saya ucapkan sama media massa, baik itu elektronik maupun media cetak…jadi sekali lagi saya minta maaf kepada PT K-Link Tbk. Indonesia…

Pewawancara : jadi dalam hal ini bapak tidak lagi mengaku menjadi korban?”

M.Nur Sitepu : saya tidak akan ada lagi mengatakan bahwa saya korban atau macem mana saya…

Pewawancara : ada suara apa lagi bapak me…apa mencabut pengadilan mengatakan seperti ini pak…selama ini kan bapak getol di koran mengatakan ee..meninggalnya istri saya atas berkat ini gitu pak…

M.Nur Sitepu : eee…sebenarnya bahasa saya itu tidak ada mengatakan karena ini atau ini..ini..ga ada itu sebenarnya…itu mungkin ada tambahan…cuma kan saya ada cuma ngomong pemakaian terakhir…kalo hanya gara-gara ini saya..kurasa tak ada ngomong begitu…mungkin ada pihak-pihak dari…media cetak atau elektronik yang mungkin mempersepsi bahasa saya…akhirnya engga-engga sama dengan yang saya ucapkan begitu…

Pewawancara : tidak ada tekanan pak ?

M.Nur Sitepu : engga ada…sama sekali engga ada tekanan…>>>>>semenjak saya ikuti perkembangan berita-berita ini…itu nampak saya itu bukan pihak yang…yang…dibantu…macem istilahnya saya udah macem dipersulit macemnya…istilahnyaaa…macemnya saya ini…ada di balik batu…macem ada orang yang mau apa saya dari saya di belakang mungkin….mungkiiinnn…kenapa karena seolah-olah dimanfaatkan gitu saya nii…jadi…saya langsung sadar di situuuu…aaaa…maka itu saya…waktu itu saya menghadap ke poltabes waktu ituuu…saya engga make make pengacara….saya langsung jumpa langsung sama poltabes…penyidik…saya engga pake-pake lagi…karena sudah saya pikirkan bahwa saya tuu…ditumpangi istilahnya saya ini…saya dari pihak yang lain tuuu…ditumpangi…cuma saya engga tau siapa yang numpangi sayaaa…itu lahh…

Wawancara terpisah terhadap orang dari kepolisian :

“…yang kita periksa dalam hal ini…ada Rumah Sakit bermasalah…satu Rumah Sakit negeri di Medan…yang informasinya pernah menyatakan tentang penyebab kematian berasal dari obat tersebut…tetapi setelah dilakukan pemeriksaan…Rumah sakit menyatakan bahwa itu tidak pernah menyatakan penyebab kematian dari yang bersangkutan adalah dari obat tertentu…”

K-Link sendiri membuat pers rilis dalam websitenya mengenai akhir dari kasus ini :

PENJELASAN KUASA HUKUM K-LINK

Kami, Hamdan Zoelva, SH., MH dan Januardi S. Haribowo, SH, advokat pada kantor hukum Zoelva & Januardi, beralamat di Jl. Kartanegara No. 68, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, bertindak untuk dan atas nama klien kami, PT. K-Link Nusantara, beralamat di Jl. Prof. Dr. Saharjo No. 161, Jakarta Selatan berdasarkan Surat Kuasa Khusus No. 031/SK/ZJ/IV/2009 tanggal 7 April 2009 Sehubungan dengan pemberitaan yang marak akhir-akhir ini mengenai penyebab kematian Ngatini alias Maulida, Maulida Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara yang dikaitkan dengan produk-produk klien kami, dengan ini kami sampaikan klarifikasi atas pemberitaan seputar permasalahan tersebut sebagai berikut:

  1. Bahwa produk-produk klien kami berasal dari bahan-bahan alami, telah melalui tes uji di laboratorium yang terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia, semua produk klien kami tersebut telah dikonsumsi oleh lebih dari 2 juta orang diseluruh Indonesia dan selama ini produk-produk tersebut telah terbukti aman untuk dikonsumsi dan tanpa efek samping apapun;
  2. Bahwa terhadap kasus kematian Ngatini alias Maulida yang meninggal dunia setelah menjalani 10 (sepuluh) hari perawatan di RSUP H. Adam Malik Medan berdasarkan data, bukti dan informasi yang kami peroleh, perlu kami sampaikan sebagai berikut: a. Bahwa Ngatini alias Maulida ternyata telah menderita sakit cukup lama dan pernah beberapa kali dirawat dirumah sakit tetapi tidak kunjung sembuh dan Maulida tersebut sebelumnya telah mengkonsumsi berbagai macam obat-obatan dan antibiotik untuk penyakitnya tersebut. b. Keterangan Ibu Kemala, pegawai medis di Puskesmas yang sempat datang ke kediaman Maulida, atas permintaan kakak kandung Maulida, Husna melalui telepon meminta Ibu Kemala untuk datang melihat adiknya, Maulida, yang berdasarkan keterangan via telepon tersebut kakak kandungnya mengatakan bahwa Maulida menderita keracunan obat. Pada saat Ibu Kemala datang dengan disertai suami Ibu Kemala, kakak kandung Maulida, Husna dan Sdri Siti Marsitah (saudara Ibu Kemala), kondisi Maulida sudah parah dimana kulit Maulida berwarna kehitaman, bersisik dan telah mengelupas dan kondisi Maulida terbaring dan terlihat sulit untuk bangun dari tempat tidur. Setelah melihat kondisi Maulida, dan karena atas permintaan Maulida dan keluarga untuk memberikan obat atas penyakitnya, Ibu Kemala menyatakan tidak mempunyai obat atas penyakit tersebut, Ibu Kemala hanya memiliki suplemen/makanan kesehatan, karena dipaksa terus oleh pihak keluarga Maulida, Ibu Kemala memberikan Kino dan chlorophyll (produk klien kami) sebagai suplemen. Esoknya ketika Ibu Kemala kembali mendatangi kediaman Maulida, kondisi Maulida sudah kelihatan membaik, bisa berjalan dan kelihatan lebih segar dari sebelumnya. Sampai tiga hari kedepan, Ibu Kemala selalu mengadakan kontak via telepon dimana kondisi Maulida semakin bagus. Pada hari keempat Ibu Kemala mendapat telepon dari Maulida yang mengatakan keinginannya untuk pulang kampung dengan alasan di tempat kediamannya sekarang ini (Medan) tidak ada yang merawat. Beberapa hari kemudian, sekitar tanggal 26 Maret 2009 ibu kandung Maulida dari kampung menghubungi Ibu Kemala melalui telapon dan mengatakan akan memandikan Maulida dengan air sirih dan Ibu Kemala telah secara tegas menyatakan bahwa ia tidak menjamin kondisi Maulida apabila tercampur dengan obat atau zat lain. Selanjutnya, nampaknya Ibu Kandung Maulida tetap juga memandikan Maulida dengan air sirih Karena bau badannya dan berdasarkan kontak via telepon, dilaporkan bahwa setelah itu kondisi Maulida semakin memburuk dan kulitnya mengeras. Pada tanggal 28 Maret 2009, Maulida dirawat di Rumah Sakit Adam Malik Medan, dan akhirnya pada hari senin, tanggal 6 April 2009, Maulida meninggal dunia. c. Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut, tidak ada satupun indikasi atau bukti atau hasil pengujian laboratorium apapun yang menunjukan bahwa kematian Maulida tersebut adalah disebabkan oleh konsumi Maulida atas produk klien kami akan tetapi faktanya justru Maulida sudah menderita keracunan obat cukup lama dan tidak mendapat perawatan sebagaimana mestinya.
  3. Bahwa berdasarkan hal tersebut diatas, terhadap seluruh pemberitaan yang telah menyudutkan klien kami, menunjukan indikasi adanya upaya untuk merusak nama baik dan reputasi bisnis klien kami di seluruh wilayah Indonesia yang terus berkembang saat ini. Untuk itu klien kami telah melaporkan dugaan pencemaran nama baik klien kami tersebut ke Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara pada taggal 7 April 2009. Dan dengan ini pula kami menghimbau kepada seluruh media massa baik cetak maupun elektronik untuk tidak melanjutkan pemberitaanpemberitaan yang tidak berimbang, menyesatkan dan menyudutkan klien kami.
  4. Bahwa demi mencegah adanya misleading information lebih lanjut, kami menghimbau bagi para pihak yang memerlukan penjelasan maka dapat menghubungi Hamdan Zoelva, SH., MH atau Januardi S. Haribowo, SH pada kantor hukum:

Zoelva & Januardi Counselor & Attorneys at Law Jl. Kartanegara No. 68, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12180 Tel: (62-21) 7243314, 7245516, Fax (62-21) 7221859 atau Hamdan Zoelva (0818751480)/ Januardi S. Haribowo, SH (0811999180)

Demikian klarifikasi ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih.

Hormat kami

Kuasa Hukum PT. K-Link Nusantara

Hamdan Zoelva, SH., MH & Januardi S. Haribowo, SH

sumber : http://www.k-link.co.id/news.php?act=detail&idp=24

Kesimpulan :

Saat bu Ngatini sakit, di samping menggunakan obat, bu Ngatini pun menggunakan produk-produk K-Link dalam usahanya ingin sehat…namun mungkin Allah berkehendak lain sehingga bu Ngatini di panggil olehNya. Saat itu mungkin dalam keadaan gusar, M.Nur selaku suami bu Ngatini terlanjur berbicara kepada media massa mengenai kematian istrinya…kemudian kesimpangsiuran dan pembesar-besaran masalah terjadi (hiperbola) di level media massa baik cetak maupun elektronik sehingga kasus tersebut menjadi ramai…terlebih ditunggangi oleh pihak-pihak yang berkepentingan menjatuhkan image K-Link dan produk-produknya…kemudian berujung ke pengadilan.

Atas kasus ini, pihak pengacara menilai Nur layak diganjar dengan Pasal 310 KUH Pidana tentang Pencemaran Nama Baik, dengan ancaman denda maksimal Rp 4.500 atau penjara paling lama 1 tahun 4 bulan.

Perlu sekali lagi diulang bahwa M.Nur HANYA DIGANJAR ANCAMAN DENDA MAKSIMAL Rp 4.500

walaupun K-Link mengalami kerugian material dan immaterial yang tidak sedikit, namun itulah upaya kekeluargan yang ditempuh, bahkan denda ganjaran tersebut saja tidak mampu untuk membeli seporsi bakso!!!

Kalau saya pribadi bilang, berkat kesabaran pimpinan dan jajaran dan mitra-mitra PT K-Link dalam menghadapi masalah ini dan rasa ikhlas, saat ini kondisi perusahaan PT K-Link malah semakin maju dan besar.Kasus ini terjadi di bulan April 2009…sementara lihat sekarang kondisi K-Link sendiri malah semakin besar salah satunya dengan membuktikan diri berani berinvestasi membangun Tower K-Link :

k-link tower1

Ustad Yusuf Mansyur bilang kalo ciri-ciri kita sedang diuji tu, di saat jatuh kita bertawakal, berusaha dan berserah diri kepada Allah, InsyAllah tidak lama kemudian pasti naek lagi bisnisnya. Tapi berbeda dengan diperingati atau dihukum di dunia oleh Allah…jika terjadi masalah, pasti makin terpuruk bahkan merugi dan bangkrut bisnis kita tersebut. Hal ini terbukti dengan adanya kasus ibu Ngatini ini, setelahnya kemudian bisnis K-Link malah semakin besar.

Saya sendiri selaku penulis alhamdulilah melalui ijin Allah dan melalui produk-produk K-Link, bisa menjaga kesehatan diri dan keluarga saya juga orang lain yang membutuhkan solusi kesehatan. Melalui bisnisnya saya sendiri alhamdulilah telah banyak mendapatkan apa yang tidak saya dapatkan dari usaha konvensional atau pekerjaan saya sekalipun. Demikian postingan ini saya buat dengan harapan bahwa hal-hal simpang siur seperti itu tidak lagi dimunculkan, apalagi oleh pihak-pihak yang berkepentingan menjatuhkan image perusahaan dan produk-produk K-Link dengan cara-cara yang tidak baik. Banyaki distributor-distributor K-Link yang berlatar belakang kurang mampu secara ekonomi bahkan minus namun tetap mau berjuang dan memulai perjuangan melalui bisnis K-Link ini…tentunya pihak-pihak yang berniat menjatuhkan image usaha K-Link, tentu berakibat jg terhadap kemungkinan bertambahnya jumlah pengangguran akibat banyak ketidak percayaan thd bisnis K-Link. Saya rasa sangat disayangkan perbuatan tidak terpuji seperti itu. Semoga rekan-rekan yang tidak paham menjadi paham melalui tulisan ini. Silahkan diambil pelajarannya saja. Kita di sini saling berbagi, bukan menggurui.

BACA JUGA :

Artikel Kesehatan, Penjelasan Produk, dan Testimoni Produk melalui Link www.ilmusehatalami.wordpress.com

March 6, 2014 Posted by | Kesehatan | Leave a comment

Jebakan Tawaran Asuransi


telemarketing

Pernah ditawari sesuatu via telepon? mau asuransi, investasi, atau yang lainya? berikut ini kisah pengalaman sisi buruk industri telemarketing. silahkan memberi opini atau berbagi pengalaman. posting ini tidak bertujuan menyudutkan suatu industri atau perusahaan, namun bertujuan sharing dan mari bersama-sama menjadi smart konsumen. Tentukan pilihan dengan bijak!

Sejak Kamis pagi, 3 Januari lalu, telepon kantor di ruangan kami mendadak sering berdering. Anehnya, penelponnya sama-sama mengaku dari Bank Mandiri, meski orangnya berbeda-beda, pria dan wanita. Yang dicari pun berbeda-beda. semuanya karyawan kami yang bertugas di lapangan/ pabrik. Karena jumlah karyawan kami ratusan dan tersebar di beberapa lokasi perusahaan yang berbeda, hampir semua telepon itu tidak bisa kami sambungkan pada yang bersangkutan. Sebab kami juga tidak mencatat nomor HP semua karyawan. Di lapangan, cukup para Pengawas (Superintendent) yang kami beri ponsel sekaligus simcard dengan operator yang sama. Jadi bisa dibilang kami tak pernah berhubungan dengan karyawan melalui nomor telepon kantor.

Semula saya kira ada penawaran kredit dari Bank Mandiri kepada pekerja kami yang memang menjadi nasabah Bank Mandiri karena gajinya dibayarkan melalui Bank Mandiri. Saya mulai khawatir ketika beberapa telepon itu mencari karyawan kami yang tinggal beberapa bulan lagi akan memasuki usia pensiun. Akhirnya, sore itu saya minta kalau ada telepon lagi dari Bank Mandiri,agar disambungkan ke saya. Kebetulan saat itu penelponnya wanita, saya tanya ada urusan apa mencari karyawan kami, dia tak mau menjawab dan berkilah itu rahasia, hanya nasabah langsung yang boleh tahu. Saya menebak soal kredit dan meminta pihak Bank Mandiri sebaiknya datang saja ke kantor kami lebih dulu untuk membicarakan kredit yang ditawarkan, nanti kami akan membantu memberikan data sisa masa kerja serta rekam jejak karyawan yang kredibel untuk diberi kredit. Sebab jika penerima kredit ternyata karyawan yang buruk catatan disiplinnya dan suatu saat di-PHK, bukankah bank merugi atas kelangsungan angsurannya? Si mbak di ujung telepon tak mengiyakan maupun menolak tebakan dan saran saya, dia lalu menutup telepon.

Hari Jumat, telepon serupa kembali ramai. Kebetulan ada salah seorang yang kemarin dicari oleh penelpon, pagi itu datang ke kantor. Dia memang diminta datang oleh staf kami karena kemarin penelpon mengatakan ada kabar gembira untuk Pak Kasmin (sebut saja begitu). Staf kami mengira Pak Kasmin mengajukan kredit dan disetujui. Ternyata saat kami tanya, Pak Kasmin menjawab dirinya ditawari asuransi dari AXA Mandiri, padahal ia tidak tahu apa itu asuransi. Pak Kasmin orangnya sudah tua dan lugu.

Karyawan lain ada yang mengadu, ia pernah dihubungi melalui ponsel, ditawari ikut program asuransi kesehatan. Karena tak tahu apa yang dibicarakan, orang itu hanya menjawab “iya” dan “iya” saja setiap kali ditanya. Si penelpon mengatakan bahwa pembicaraan mereka direkam dan jawaban dari karyawan kami tersebut dianggap persetujuan. Setelah itu rekening gajinya selalu berkurang sekitar Rp. 500 ribuan setiap kali ada transfer gaji masuk. Tampaknya Bank Mandiri melakukan pemotongan auto debet sebagai pembayaran asuransinya. Karyawan tersebut mengeluh keberatan. Uang sejumlah itu besar sekali dibandingkan gaji pokoknya yang berbasis UMK. Bahkan ia katakan, kalaupun harus menabung, ia tak akan mampu menyisihkan sejumlah itu. Sementara, ia dan keluarganya tak pernah memanfaatkan layanan asuransi kesehatan.

Karena sepanjang hari Jumat itu telepon yang sama masih cukup banyak yang masuk, saya putuskan untuk menghadapi penelpon dengan lebih tegas. Saya pesankan agar telepon berikutnya disambungkan ke saya. Kali ini petugas telemarketer-nya pria. Saya tanya “dari mana” ia menjawab “dari Bank Mandiri”. Langsung saja saya ‘tembak’ : “dari AXA Mandiri kan? Bukan Bank Mandiri!”. Akhirnya penelpon mengiyakan tebakan saya. Selanjutnya, saya berusaha menguasai pembicaraan, sebelum di ujung sana bertanya, sayalah yang lebih dulu menanyainya.

Saya cecar penelpon dengan pertanyaan dari mana ia mendapat nomor telepon perusahaan kami. Dijawabnya dari data karyawan kami sebagai nasabah Bank Mandiri. Jelas itu tak mungkin, sebab kami baru pindah kanrtor ke gedung baru awal Desember 2012 dan telepon itu baru diaktifkan. Bahkan karyawan kami pun tidak tahu. Rupanya mereka mendapatkan nomor telepon baru ini setelah menghubungi nomor lama kami yang tersambung pada resepsionis Grup Perusahaan kami. Si penelpon menyebutkan nama perusahaan kami yang ternyata itu nama perusahaan tahun 2009, padahal pada awal 2010 perusahaan kami sudah berganti nama karena perluasan lini usaha. Begitu pun alamat kantor yang dia sebutkan, sebuah alamat di kampung, tak tertera nama jalan, hanya nama lingkungan serta RT/RW-nya saja. Padahal Grup Perusahaan kami memiliki lahan sendiri dimana semua anak perusahaan berkantor di alamat yang sama meski menempati gedung-gedung yang berbeda. Tidak pernah perusahaan kami berkantor di perkampungan/ perumahan.

Saya pun ganti mencecarnya dengan minta nomor telepon kantor, nomor fax, alamat kantor dan email resmi perusahaan. Saya nyatakan keberatan dengan cara-cara pemasaran paket asuransi kesehatan yang tidak etis dan menjebak. Para petugas telemarketing itu mendapatkan data-data nasabah dari Bank Mandiri, lalu mereka menghubungi langsung jika kebetulan nomor HP-nya bisa dihubungi. Jika tak tercantum nomor HP, mereka menghubungi telepon kantor. Masalahnya adalah : karyawan kami yang disasar itu adalah karyawan di level buruh yang tingkat pendidikannya beragam, mulai lulusan SD sampai SMA dengan tingkat pemahaman yang tak semuanya paham dengan produk-produk perbankan dan asuransi serta resiko dan kewajibannya.

Curangnya, cukup dengan menjelaskan melalui telepon – yang menurut pengakuan karyawan kami dilakukan dengan cara “nyerocos” tanpa bisa disela – mereka menganggap pihak yang ditelepon sudah paham jika menjawab “iya”. Jawaban itu direkam lalu dijadikan dasar sebagai persetujuan membeli paket program asuransi yang mereka tawarkan. Lalu, tanpa ada formulir tertulis yang ditandatangani nasabah yang bersangkutan, mereka bisa meminta Bank Mandiri melakukan pemotongan auto debet atas rekening nasabah, sebagai pembayaran premi asuransi.

Saya mengecam habis-habisan trik pemasaran menjebak seperti itu yang saya nilai tidak etis dan tidak mengindahkan hak-hak nasabah untuk berpikir lebih jauh, berdiskusi dengan keluarga dan mencari tahu lewat orang yang lebih paham. Sekali lagi saya meminta pihak AXA Mandiri datang ke kantor kami, mempresentasikan program yang mereka jual, jika sesuai dengan kebutuhan kami, bisa kami bantu tawarkan pada karyawan secara selektif dengan mempertimbangkan kemapuan finansial karyawan. Sebab karyawan di lapangan yang mereka sasar rata-rata penghasilannya masih pas-pasan dan tingkat sosial ekonomi mereka belum pada taraf butuh membeli asuransi apapun. Umumnya masih berkutat dengan kebutuhan hidup sehari-hari. Tak lupa saya katakan bahwa kami akan mengirim surat keberatan resmi kepada AXA Mandiri.

Senin pagi, saya konsepkan surat yang ditandatangani Direktur kami, berisi 10 point keberatan atas penawaran dan trik pemasaran tidak etis dari para petugas telemarketing AXA Mandiri. Surat itu saya fax ke kantor AXA Mandiri pusat (sesuai pengakuan penelpon hari Jumat sore) dan tembusannya akan kami serahkan langsung kepada Bank Mandiri cabang dimana kami membuka rekening payroll bagi karyawan kami.

Intinya, keberatan itu meliputi hal-hal berikut :

1. Penelpon mengaku dari Bank Mandiri padahal petugas telemarketing dari Axa Mandiri.

2. Yang dijadikan sasaran adalah karyawan di lapangan yang tingkat pendidikan dan pemahamannya beragam dan awam dengan masalah/produk perbankan dan asuransi serta tidak paham resikonya.

3. Data karyawan kami diambil dari data nasabah tabungan di Bank Mandiri, yang mana rekening tersebut adalah rekening payroll untuk mentransfer gaji karyawan.

4. Penawaran program dilakukan melalui telepon, dimana jawaban target direkam dan ketika target menjawab “iya” untuk beberapa pertanyaan, maka dianggap telah menyetujui untuk membeli paket program asuransi kesehatan yang premi bulanannya dipotong secara auto debet dari rekening gaji karyawan tersebut.

5. Ada pengaduan dari karyawan kami, rekening gajinya setiap bulan dipotong sekitar Rp. 500.000,-an yang mana hal tersebut dianggap sebagai pembayaran premi asuransi kesehatan yang tidak pernah diniatkan untuk diikuti.

6. Karyawan kami diwajibkan membayar premi dengan cara dipotong auto debet rekening gajinya, namun tidak dapat memanfaatkan benefitnya karena kurang paham mengenai bagaimana memanfaatkan asuransi kesehatan.

7. Karyawan kami yang menjadi sasaran masih berada pada tingkatan sosial ekonomi yang belum memprioritaskan membeli asuransi kesehatan.

8. Kami telah 2 (dua) kali meminta para petugas telemarketing agar datang ke kantor kami, untuk terlebih dahulu membicarakan mengenai program ini sebelum dipasarkan secara langsung kepada karyawan dengan cara memanfaatkan ketidakpahaman karyawan sehingga mereka terjerat untuk mengiyakan.

9. Kami keberatan data pribadi dan data perusahaan dari rekening payroll nasabah Bank Mandiri diberikan secara terbuka kepada pihak ketiga (dalam hal ini AXA Mandiri) yang kemudian menyerahkan lagi kepada petugas-petugas telemarketing yang kemungkinan status kepegawaiannya bukanlah karyawan tetap yang bisa sewaktu-waktu keluar/ menghentikan hubungan kerja. Karena itu, kami merasa tidak aman karena data nasabah tersebut berpotensi disalahgunakan.

10. Apabila Bank Mandiri dan AXA Mandiri tidak menindaklanjuti hal ini dengan sepatutnya, kami akan memindahkan seluruh rekening payroll karyawan kami ke bank lain dan selanjutnya kami akan melaporkan hal ini kepada otoritas pengawasan Bank Indonesia, menyangkut etika dan kerahasiaan nasabah.

Sayangnya, siang hari setelah surat keberatan kami fax, ada lagi telepon masuk dari petugas telemarketing pria, kali ini mengaku dari Kartu Kredit Bank Mandiri. Padahal karyawan kami yang dicarinya tak memiliki kartu kredit. Setelah saya desak dengan nada tegas apa benar ia dari Mandiri Card Center, akhirnya ia mengaku dari AXA Mandiri. Saya makin kesal dengan ketidakjujuran ini. Seolah mereka punya 1001 cara untuk memperdaya dan mengecoh calon korban yang tak lain nasabah Bank Mandiri. Ketika saya katakan kami sangat keberatan dengan “ke-ndableg-an” AXA Mandiri dan akan membuka masalah ini melalui media sosial di internet dan surat pembaca di media mainstream, si penelepon ternyata malah menantang dan mempersilakan. Lalu tanpa sopan santun ia menutup telepon sebelum saya menanyainya lebih jauh.

Maka, inilah keluhan saya sebagai nasabah Bank Mandiri sekaligus sebagai pihak HRD Perusahaan yang merasa perlu dan wajib melindungi karyawan dari taktik jual beli asuransi yang tidak etis dengan memanfaatkan ketidaktahuan nasabah yang awam soal perbankan dan asuransi. Selain itu kami merasa tidak secure bila data pribadi nasabah dan data alamat perusahaan dari rekening payroll bisa dengan seenaknya diberikan kepada pihak ketiga. Dimana jaminan kerahasiaan nasabah dari Bank Mandiri sebagai bank Pemerintah terbesar?

Demikian pula AXA Mandiri, jika ingin mencari pelanggan asuransi kesehatan, kenapa mereka tak menyasar nasabah pribadi (bukan rekening payroll) yang saldonya cukup besar sehingga patut diduga pemilik rekening cukup mampu menyisihkan uang untuk ditabung. Perlu diketahui, rekening payroll karyawan kami umumnya langsung ditarik habis setiap kali menerima transfer gaji, THR, gaji ke-13 dan apapun yang dibayarkan melalui rekening gaji mereka. Karena itu sangat merugikan dan tidak berperikemanusiaan jika ada pihak ketiga yang memotong gajinya tanpa mereka sadari sepenuhnya. Tidak selayaknya juga bank bisa melakukan pemotongan auto debet hanya atas permintaan pihak ketiga, tanpa ada persetujuan tertulis dari pemilik rekening. Mungkin ada pembaca yang paham aturan perbankan dan etikanya secara lebih detil? Mohon saran dan masukannya.

Sumber : http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2013/01/08/hati-hati-penawaran-menjebak-axa-mandiri-melalui-rekening-payroll-522415.html

February 17, 2014 Posted by | Artikel Marketing | , , , | Leave a comment

Karakter Marketing Plan Perusahaan-Perusahaan MLM


Pada dasarnya setiap perusahaan MLM memiliki karakter Marketing Plan-nya masing-masing. Penting sekali mengenal karakter dari Marketing Plan agar kita tidak mudah tergiur dengan bermunculannya beragam perusahaan MLM yang menjanjikan ini itu yang bisa menggiurkan kita. Orang yang mudah tergiur dengan iming-iming tertentu biasanya karena dia sendiri tidak pernah mau mempelajari karakter dari Marketing Plan perusahaan MLM yang diikutinya. Terdapat beragam macam sistem Marketing Plan yang diberikan perusahaan-perusahaan MLM, di antaranya yaitu:

1.    Sistem Binary Plan

Sistem Binary Plan ini mengutamakan pengembangan jaringan hanya dua leg saja dan mengutamakan keseimbangan jaringan. Semakin seimbang jaringan dan omset bisnis anda dalam perusahaan MLM seperti ini, semakin besar bonus yang anda terima. Namun jika tidak seimbang, maka bonus-bonus tersebut mengalir deras ke dalam perusahaan. Biasanya sistem Binary Plan ini diusung perusahaan-perusahaan MLM yang dibuat oleh orang Indonesia. Biasanya perkembangan jaringan perusahaan yang menggunakan sistem Binary Plan relatif cepat sekali. Mitra-mitranya cepat mendapat bonus besar. Namun biasanya juga perusahaannya hanya bertahan kurang dari sepuluh (10) tahun saja bahkan kurang dari lima (5) tahun. Agar terlihat semakin mudah mendapatkan uang, mitra-mitra dari perusahaan seperti ini menerapkan aturan mendapatkan uang sebagai bonus dari perekrutan mitra yang mereka ajak (bonus sponsoring). Ini artinya mereka seperti halnya memperjualbelikan orang-orang (trafficking) dalam cara halus. Sistem ini biasanya memberikan bonus besar di awal karir saja sebagai iming-iming bahwa menjalankan bisnis MLM bersistem binary ini sangat mudah. Kenyataannya sistem binary ini menciptakan kesimpulan bahwa yang diuntungkan adalah mitra yang join di awal. Karenanya, MLM dengan sistem ini tidak pernah mendapatkan sertifikasi syariah bagi sistemnya.

Dalam perusahaan seperti ini biasanya juga memungkinkan anda untuk membeli posisi tertentu sehingga anda dapat memperoleh peringkat tertentu tanpa bersusah payah mengerjakannya. Pun memungkinkan anda memiliki beberapa posisi dengan satu nama pribadi yaitu milik anda sendiri. Sangat mengherankan bukan?! Namun begitu lah karakternya! Oleh karenanya, banyak leader-leader perusahaan seperti ini memiliki karakter memanfaatkan orang. Jiwa kepemimpinannya dipupuk dengan cara-cara yang salah. Berikut ini gambaran jaringan yang bersifat Binary Plan:

Dalam beberapa kasus, bahkan Board of Director perusahaan seperti ini juga berlaku sebagai pioner atau pemain juga. Jadi siapa wasit siapa pemainnya tidak jelas bukan?!

Contoh: DBS, Melia Nature, dll.

 

2. Sistem Matrix

Sistem matrix ini pengembangan jaringannya menggunakan konsep hanya 3 frontline saja dan begitu pula selanjutnya ke bawah. Jenis sistem ini muncul untuk mengakali sistem binary yang dianggap money game. Namun tetap perusahaan MLM yang menggunakan sistem ini biasanya tidak bertahan lama.

3. Sistem break Away

Sistem ini pengembangan jaringannya mengutamakan kelebaran. Semakin banyak frontline anda, semakin besar bonus anda. Namun kelemahannya adalah, anda harus mengurus semuanya sendiri. Sistem ini memungkinkan downline untuk melebihi upline-nya. Bonus yang didapat mitranya biasanya kecil di awal, namun besar di peringkat atas. Dikarenakan bonus member di awal karirnya kecil, maka biasanya perusahaan seperti ini mengandalkan iming-iming bonus perekrutan.

Contoh: amway, CNI, sophie Martin, Tianshi, Melilea

 

Karakter dari Marketing Plan K-Link

Adapun Marketing Plan K-Link bersifat Dual Plan, dan Break Away.

1.    Dual Plan

Dual Plan adalah dua jenis plan yang diberikan K-Link kepada mitranya. Dual Plan ini seperti hal nya anda bekerja di dua perusahaan berbeda dalam satu waktu. Konsep Dual Plan ini lahir karena di masa lalu, orang banyak berpikir dan membanding-bandingkan antara MLM satu dan MLM yang lainnya.

Ada perusahaan MLM yang hanya besar di awal namun jangka panjang tidak kuat. Ada pula yang di awal susah sekali, namun dalam jangka panjang seiring dengan berkembangnya omset dan jaringan maka semakin besarlah bonus yang diterimanya. Jadi, mereka beranggapan bahwa anggaplah saya mencari bonus besar yang cepat di awal dari perusahaan MLM “A” dan untuk jangka panjang saya mengandalkan bonus dari perusahaan MLM “B”. Artinya saya terdaftar di dua perusahaan MLM berbeda.

Namun pada kenyataannya terdapat dua kepentingan berbeda yang tidak mungkin disatukan! Bisa jadi di perusahaan MLM “A” saya menjadi UpLine dari beberapa prospekan saya, namun bisa jadi juga di perusahaan MLM “B” saya menjadi DownLine dari prospekan saya di perusahaan MLM “A”. Terdaftar di dua perusahaan MLM berbeda itu seperti halnya anda ingin duduk di dua kursi berbeda dalam satu waktu. Atau ibarat lainnya anda seperti sedang mengejar kelinci yang berlari ke arah yang berbeda. Tentu hal ini tidak mungkin bukan?!

Karenanya, Board of Director K-Link mendesain konsep Dual Plan ini sebagai jalan keluar untuk mengakomodir anggapan umum dari pelaku atau leader-leader MLM jaman dulu. Dual Plan ini memungkinkan anda seperti bekerja di dua perusahaan MLM berbeda namun tetap dalam satu jaringan yang sama. Hal ini juga menjadi penyempurna sistem Marketing Plan yang di masa lalu perusahaan-perusahaan MLM tersebut tidak dapat mengakomodir hal seperti ini agar mitra-mitra K-Link tidak merasakan kesusahan yang dialami Leader-Leader MLM jaman dulu.

Plan A dan Plan B ini didesain oleh Board of Director dari K-Link sedemikian rupa sehingga para mitranya sangat memungkinkan untuk bisa cepat mendapatkan bonus besar mulai dari awal karir. Di awal karir mitra K-Link dapat memanfaatkan konsep 1 poin dan 2 poin yang disediakan K-Link. Paparan detil mengenai konsep dan perhitungan 1 poin dan 2 poin saya jelaskan di bagian berikutnya khusus.

 

2. Unilevel Break Away

 

Berbeda dengan sistem unilevel yang hanya mengandalkan frontline saja untuk mendapatkan bonus, sistem unilevel breakaway justru menyempurnakan sistem unilevel, yaitu selain kelebaran, justru bonus didapat lebih banyak di kedalaman. Di awal membuka jaringan frontline di k-link, kita diarahkan untuk membuka 5 frontline dulu sebelum membangun kedalaman. Tujuannya agar kita memiliki kerangka jalur melakukan konsep 2 poin di awal karir agar bisa mendapatkan bonus maksimal. Dari setiap leg kita mendapat maksimal kesempatan karir di setiap leg-nya jika dalam 1 leg kita tersebut terdapat 4 orang dengan peringkat Emerald Manager. Dapat dikatakan kita bisa mulai pensiun membangun leg tersebut, namun tetap harus membinanya. Pensiun di sini bukan berarti tidak bekerja lagi, namun lebih bersifat membina.

 

August 9, 2012 Posted by | Artikel Marketing | Leave a comment

Kenapa Harus Memiliki Impian dalam Menjalankan Bisnis MLM


Image

Banyak pihak mengatakan bahwa di dalam industri Multi Level Marketing itu diajarkan untuk bermimpi. Sebetulnya kenapa dengan bermimpi? Apa yang salahnya memiliki impian? Bukankah tidak ada larangan bagi setiap manusia untuk memiliki suatu bentuk impian? Pun orang memiliki impian tidak dipungut pajak!

Sebetulnya kalau lah kita mau merenungkannya dengan kepala dingin dan hati terbuka, memiliki impian adalah sebuah hal yang mulia. Hidup kita akan lebih memiliki tujuan pasti dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki impian.

Misalkan dalam sebuah kelas di sekolah, seorang siswa yang memiliki tekad dan impian bahwa dia harus yang menjadi ranking pertama saat penerimaan raport tahun ini tentu memiliki gairah berbeda dalam proses belajarnya. Ia akan bertekad tidak absen sehari pun. Tidak pernah tidak mau mengerjakan PR yang diberikan gurunya. Tidak pernah berpikir untuk bolos. Tidak pernah berniat untuk tidak menghormati gurunya. Dan terus rajin belajar dengan jam belajar dan usaha yang lebih dibandingkan dengan siswa yang dari hari ke hari hanya mengikuti proses sekolah saja bahkan tidak memiliki gairah dalam belajar. Coba anda pikir secara logika mana yang lebih masuk akal untuk lebih pasti siswa yang mendapatkan ranking pertama saat pembagian raport?! Tentu yang pertama bukan?!

Misalkan lagi, seorang atlet pelari jarak pendek yang mana dia memiliki impian, “jikalau dalam pertandingan kejuaraan dunia tahun ini ia mendapatkan juara pertama, maka saat itu pun ia persembahkan piala tersebut dan langsung meminang kekasihnya di atas panggung kemenangannya”. Setiap detik dan alur cerita ia rancang sejak sekarang. Dikarenakan memiliki sebuah impian yang mampu membuatnya memiliki gairah dalam mencapai juara pertama, tentu ia akan berusaha dengan sangat keras agar alur cerita hidupnya dapat ia wujudkan setelah detik-detik ia mencapai garis finish tercepat. Namun, jika saja ia tidak memiliki sebuah impian tersebut, akan kah ia memiliki kekuatan yang dahsyat untuk mengejar impiannya dan menjadi juara dalam pertandingan?! Anda pasti dapat membayangkannya, bukan?!

Kedua ilustrasi ini merupakan sebuah gambaran tentang pentingnya arti sebuah tujuan. Setiap manusia sebetulnya memiliki takdir yang menjadi tujuan dan alasan mengapa ia hidup di dunia ini. Banyak manusia berusaha mengungkap identitas dirinya sendiri terutama saat ia menjelang dewasa. Menyedihkannya lagi banyak dari manusia yang secara umur sudah dapat dianggap dewasa namun ia bahkan belum mengenali identitas dirinya sendiri sehingga mereka hidup dalam kebimbangan dan keputus-asaan menjalani hari-ke-hari tanpa tujuan pasti dalam hidupnya yang tidak ada gairahnya ini.

Dalam level pendidikan, sebetulnya konsep mengenai impian, tujuan hidup, dan pentingnya memiliki visi sudah pernah diberikan, yaitu pada saat masih berada di bangku TK. Kenapa dengan bangku TK? Coba anda ingat-ingat kembali saat anda TK! Pernahkah anda ditanya guru TK anda jika sudah besar ingin menjadi apa?! Saya ingat betul bahwa sebagian besar teman-teman saya mengatakan ingin menjadi pilot, dokter, dan presiden! Bagaimana dengan anda?! Masih ingatkah jawaban apa yang anda lontarkan saat guru anda menanyakan impian anda ketika anda dewasa?! Apakah sudah sesuai jawaban anda pada guru anda dengan kenyataan yang sekarang anda hadapi saat ini?! Atau anda bahkan sudah melupakan jawaban anda pada guru TK anda dulu?!

Islam mengenal konsep takdir yaitu iman kepada qodo dan qodar. Tentunya yang mana qodo dan yang mana qodar kita tidak pernah tahu sampai semua berlalu dan kita mengetahui semuanya. Allah melalui konsep ini sebetulnya telah memberikan pilihan bagi kita dalam menjalani hidup kita. Dikenal pula hukum 90:10 yang mana 90% jalan hidup kita ditentukan oleh setiap keputusan dan tindakan yang kita lakukan sekarang, sementara sisanya 10% adalah takdir yang digariskan Allah terhadap hidup kita dan tidak mungkin dapat kita rubah. Dibandingkan persentase yang hanya 10%, kira-kira anda mau memilih yang mana?! Mana yang secara logika mampu anda upayakan dalam hidup anda?! Tentu yang persentasenya 90%, bukan?!

Hal ini diperkuat Allah dalam sebuah ayat:

“Allah tidak akan mengubah suatu keadaan kaum hingga mereka mengubahnya sendiri”

(Ar-Ra’d : 11)

“Dan berencanalah kalian, Allah membuat rencana, Dan Allah sebaik-baik perencana

(Ali Imran : 54)

Kedua ayat ini mengindikasi bahwa kita sebagai manusia wajib mengubah keadaan kita menjadi lebih baik dengan terlebih dahulu memiliki niatan, tujuan, impian, cita-cita, dan visi terhadap hidup kita sendiri.

Pun ada Orang bilang, bahwa sesungguhnya kita tidak dapat mengubah nasib kita, namun kita dapat mengubah kebiasaan kita yang mana kebiasaan itu yang menjadikan kita sukses di kemudian hari. Seorang penulis buku berkebangsaan Skotlandia, Samuel Smiles mengatakan:

Menabur pikiran menuai tindakan

Menabur tindakan, menuai kebiasaan

Menabur kebiasaan, menuai karakter

Menabur karakter menuai nasib

Kalimat bijak tersebut memberikan gambaran yang bersifat efek-domino dari setiap pikiran yang dihasilkan diri kita. Gambaran kita saat kita tua nanti adalah akibat dari pilihan-pilihan kita dan bagaimana kita bertindak yang menghasilkan hasil dari setiap upaya yang kita lakukan sejak sekarang.

Industri Multi Level Marketing yang benar tentu akan mengingatkan kita tentang arti pentingnya memiliki sebuah tujuan hidup anda melalui perusahaannya sebagai “kendaraan” anda dalam mencapai kesuksesan yang ingin anda raih.

Ingin naik haji? Ingin menyekolahkan anak di luar negeri? Ingin membeli rumah impian? Memiliki kendaraan impian? Memiliki sebuah penghargaan yang saat ini tidak dapat anda raih dengan pekerjaan atau usaha yang anda jalani? Atau bahkan membahagiakan orang tua dengan cara memberikan orang tua anda rumah yang lebih layak dari pada saat ini?

Namun, semua itu tidak serta-merta anda dapatkan otomatis tanpa berusaha! Industri Multi Level Marketing yang benar tentu mengajarkan anda konsep yang benar yaitu dengan cara menciptakan jaringan yang besar ditunjang omset yang besar sesuai dengan marketingplan yang diberikan perusahaan.

Tidak mungkin perusahaan Multi Level Marketing mampu memberikan anda bonus yang sebesar anda inginkan jika anda sendiri tidak bertindak menciptakan jaringan dan omset yang besar!

Ingat selalu bahwa prinsip bisnis yang benar mengatakan bahwa kita akan mendapatkan hasil dari setiap upaya yang kita lakukan bukan dengan cara berdiam diri saja. Jika ada member perusahaan MLM yang mengatakan bahwa anda tinggal duduk manis dan menunggu hasil yang dilakukan jaringan anda, dapat dipastikan dan tinggal menunggu waktu anda akan disadarkan bahwa anda telah tertipu rayuan maut pihak yang mengajak anda!Tentu perusahaan semacam ini yang perlu ditertibkan karena berkategori moneygame! MLM bukan lah perusahaan invetasi yang mana anda cukup menanam modal saja dan tunggu hasil. Kalau pun anda mendapat bonus besar karenanya, dapat dipastikan tidak akan menjadi rejeki yang barokah dalam kehidupan anda dan keluarga.

Jadi, masih kah anda meremehkan kekuatan yang dihasilkan dari anda memiliki impian dalam hidup anda terlebih berhubungan dengan industri Multi Level Marketing?!

July 27, 2012 Posted by | Uncategorized | 1 Comment

Sebuah Visi Leader Yang Sangat Menentukan dalam Bisnis MLM


Pada umumnya orang menilai bisnis MLM itu hanya dari 2 hal saja yaitu produk dan marketing plan saja. memang hal tersebut tidak salah, bahkan harus! namun dalam perspektif Islam mengenal arti pentingnya mengetahui SIAPA sihh…yang menjadi pemimpin/ Leader yang akan kita ikuti.

berikut ini jajaran Board of Director dari PT K-LINK Internasional yang telah berpengalaman di dunia MLM lebih dari 25 tahun sehingga TAHU apa yang jalan dan mana yang error dalam sebuah sistem.Image

 

khususnya dalam jaringan saya pribadi, berikut ini ulasan kisah dan visi 2 orang Leader yang membimbing, melatih, dan memotivasi kami.

Image

SUKSES HARUS BERILMU

Sebagai putra asli Bengkulu, Sucipto menuturkan, bahwa sebelum dirinya menjalankan bisnis K-LINK, kala itu Bengkulu yang merupakan provinsi paling kecil di pulau Sumatera seakan-akan tidak mendukung untuk dirinya bisa mencapai impian. Selama 2 tahun, sejak lulus kuliah pada tahun 2001 di fakultas ekonomi jurusan study pembangunan Universitas Negeri Bengkulu (UNIB), Sucipto praktis menganggur karena minimnya lowongan pekerjaan di Bengkulu. Tapi di Bengkulu juga, Sucipto yang mantan ketua BEM FE UNIB diperkenalkan bisnis K-LINK oleh seorang teman, Royal Crown Ambassador bapak Ir. H. Irwansyah. Berkat bimbingan beliau, Sucipto sendiri kini sudah berposisi sama sebagai Royal Crown Ambassador di K-LINK internasional. Kesuksesan di bisnis K-LINK dirasakan Sucipto karena K-LINK telah melatih dirinya menjadi seorang yang pandai dalam menjalankan bisnis network marketing, sekali pun sejak awal dirinya tidak memiliki latar belakang sukses di dunia MLM, kecuali sebagai pengangguran. Siapa saja yang bergabung di bisnis ini dan mau berjuang untuk mencapai impiannya Insya Allah bisa berhasil, karena bisnis K-LINK memiliki support system, yaitu K-System. Dan K-System ini yang mengajarkan setiap member K-LINK caranya untuk bisa sukses, untuk itu setiap member atau distributor K-LINK diharapkan mengikuti pola pelatihannya maka akan dijamin keberhasilannya. Sebeb K-System memiliki kurikulum dan sistem pelatihan. Jadi sejak awal setiap orang mulai bergabung sampai dengan mahir itu akan mempunyai arah yang jelas dalam berbisnis.

Bisnis K-LINK adalah bisnis MLM yang tepat dan benar, karena memiliki lembaga pelatihan yang mengajarkan orang untuk sukses. K-LINK sendiri berarti Knowledge Link, artinya begitu jelas, K-Link adalah perusahaan MLM yang mengedepankan tentang knowledge (pengetahuan). Sehingga apabila orang-orang yang berada di K-LINK tidak mau mengembangkan dirinya maka dia tidak akan bertumbuh, hal tersebut tidak sesuai dengan misi perusahaan. Kita harus menjadi seorang pemimpin, dan faktanya di bisnis MLM terutama K-LINK orang yang berhasil dan menjadi sukses hanyalah orang yang bisa memimpin downline-nya dengan baik. “Dalam Islam dikatakan ‘man aroda dunya faalaihi bil ilmi’, barang siapa ingin bahagia di dunia wajib mengetahui ilmunya. Jika kita mau sukses di bisnis K-LINK tetapi tidak tahu ilmunya bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi”, ujarnya menjelaskan.

Baginya PT K-LINK Indonesia adalah perusahaan yang tepat. Karena dilihatnya bisnis network marketing seperti K-LINK adalah sangat memiliki peluang besar bagi siapa saja untuk sukses. Dirinya bahkan melihat teman-temannya yang telah lebih dulu terjun di dunia usaha dan dunia kerja lain sampai saat ini belum bisa menunjukkan hasil yang signifikan, sebab usaha atau pekerjaan tersebut tidak memiliki pola yang jelas sehingga banyak sekali menemukan halangan yang menyebabkan sulitnya mereka untuk sukses. Artinya, potensi untuk sukses di bisnis K-LINK jauh lebih terjamin karena polanya jelas dan lebih terarah.

Sucipto merasa sangat bahagia, bukan hanya karena bonus dan royalti ataupun prestasi berupa materi, tetapi dirinya bahagia karena kebahagiaan yang ia rasakan tidak hanya dinikmati oleh dirinya sendiri, tetapi juga bisa dinikmati oleh keluarga, serta downline-downlinenya yang turut serta berjuang bersama beliau. Artinya Sucipto bisa menunjukkan bukti, bahwa ia betul-betul menepati janjinya untuk membantu sukses downline-downlinenya. Setiap tahun Sucipto pun merasa bersyukur karena melalui bisnis K-LINK ia berhasil mendampingi lahirnya juara-juara baru khususnya di grup beliau, seperti yang ditunjukkan pada acara anniversary K-LINK International yang ke-11 di Sentul International Convention Center (SICC) beberapa bulan lalu. Di antara Downline yang direcog sebagai Crown Ambassador (CA), dan Senior Crown Ambassado (SCA) ternyata latar belakang mereka beberapa tahun yang lalu hanyalah sebagai mahasiswa, sopir taksi, tukang ojek, tour guide,  dan lain-lain. Hal itu yang membuat seorang Sucipto begitu bahagia dalam kehidupannya kini.

 

Image

Image

Image

BISNIS SARANA MEMBANGUN KEBAIKAN

Prestasi sebagai Crown Ambassador di K-LINK, dicapai dalam tempo 3 tahun. Pria kelahiran November 1982, asli Tegal ini mampu mendedikasikan dirinya di bisnis MLM K-LINK International. Ia adalah Novan Nurwanto, biasa disapa Novan. Sosok muda ceria dan penuh energik ini berkiprah di bisnis K-LINK sejak September 2006.

Sebelum menjalankan bisnis K-LINK, pada tahun 2001 ia masih kuliah, mulai tahun 2003 dirinya pernah usaha konvensional, seperti jualan pempek, baso tahu, dan pedagang kaki lima, tapi dari semuanya bangkrut. Tahun 2004 mendirikan usaha trading garmen dengan memiliki perusahaan CV yang mengekspor produk garmen ke Malaysia, bermodalkan uang tabungan pribadinya, usaha ini pun hanya berjalan sampai awal tahun 2006 karena tertipu temannya yang membawa lari uang hasil produksi. Hasilnya, kuliah  tidak beres, bisnis hancur, dan malah memiliki hutang yang lumayan besar. Lalu awal tahun 2006 karena tidak ada pilihan mau kerja tidak punya ijazah, usaha tidak ada modal, dan bertepatan dengan gempa yogya pada bulan Juni 2006 akhirnya Novan menjadi relawan di Yogyakarta.

Di saat kondisi  demikian, beberapa bulan setelah pulang dari Yogyakarta Novan mendapat telepon dari teman bisnis sebelumnya dari Malaysia bernama bapak Jalal. Ia diinformasikan sebuah bisnis, dengan mereferensikan seseorang bernama bapak Sucipto, yang kebetulan tinggal di Bandung untuk menjadi pembimbingnya.

Setelah ditelepon pak Sucipto dan mendapat penjelasan dengan baik, ia baru tahu kalau temannya pun yang bernama pak Jalal ternyata telah bergabung dan menjalankan bisnis K-LINK di bawah pak Sucipto sendiri. Tidak ada pilihan lain, karena seorang Sucipto adalah orang yang telah membuktikan dirinya berhasil, juga produk-produk K-LINK yang memang bagus, dan Novan sendiri harus segera bisa membayar hutang. Maka, momentum itulah pada tahun 2006 Novan pun bergabung di bisnis K-LINK. Start tahun 2006, berjalan 1,5 tahun dirinya sudah bisa melunasi hutangnya, bahkan 1,5 tahun pertama sudah bisa membeli mobil pertama, tahun ke-2 sudah bisa membeli mobil ke-2 dan akhirnya bisa membeli rumah pribadi.

Membangun kebaikan

Membangun sebuah bisnis MLM seperti K-LINK bagi Novan adalah merupakan konsep keseimbangan, jangan sampai kesannya bahwa bisnis MLM itu bisnis seperti menjual mimpi, bisnis yang mengagung-agungkan penghasilan, mengagung-agungkan harta, karena pada kenyataannya ketika orang itu mengejar mati-matian dengan segala cara, bahkan dengan menipu sana-sini, dengan menjanjikan sesuatu, sementara pada akhirnya malah hancur semua. Bagi Novan, bahwa dalam bisnis MLM yang ia bangun dalam jaringannya adalah bagaimana kita bisa membangun manusianya, yaitu membangun manusia yang memiliki kualitas kepribadian yang baik. Tentu kita paham bahwa yang mengatur rezeki adalah Tuhan. Sirkulasi rezeki itu Tuhan yang mengatur. Sebesar apa pun kerja keras manusia, jadi kalau Tuhan tidak mau kasih rezeki, maka rezeki itu pun tidak akan turun. Dalam Islam, Innallaha layughairamabiqaumin hatta yughayiruma biangfusihim, Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kalau kaum itu sendiri tidak mau merubah nasibnya. Hukum perubahan itu ada dua, yaitu diizinkan oleh Tuhan, dan yang kedua manusianya berikhtiar (berusaha). Novan katakan, di bisnis K-LINK atau MLM ini hanyalah kendaraan, dan sejujurnya yang sedang ia dan jaringannya lakukan adalah membangun sebuah kebaikan.

Maka motivasi diri dan jaringannya adalah membangun kebaikan sebanyak-banyaknya, agar banyak orang bisa berubah menjadi lebih baik. Baik itu ekonominya, kepribadiannya, dan bahkan agamanya, artinya, apa yang sedang dijalankan para mitra K-LINK adalah membangun keseimbangan dalam hidup. Bangun ekonomi mereka, bangun mental mereka, dan bangun spiritual mereka. Sehingga dalam jaringan yang ada, agar dapat dipastikan ketika seseorang sudah semakin kaya dia pun harus semakin shaleh. Semakin kaya seseorang dia harus semakin lebih baik, ibadah dan lain sebagainya pun harus lebih baik. Intinya menanamkan sebuah konsep yang tidak materialistis.

Karena apabila dalam bisnis MLM ini ketika hanya mengharapkan mendapatkan uang, bisa jadi uang malah tidak dapat, yang ada justru hancur. Tapi apabila dalam bisnis ini yang dilakukan adalah sebuah kebaikan, membangun kebaikan, berikhtiar, bahwa mencari rezeki itu adalah jihad, demikian dalam Islam, terutama untuk menafkahi anak isteri. Jadi, targetnya adalah bukan uangnya tapi kebahagiaan anak isterinya. Kita jual produk K-Link, targetnya bukan jualan tapi membantu orang untuk sehat, ketika merekrut downline targetnya bukan mereka dijadikan bawahan, tetapi harus membuat mereka menjadi orang-orang yang memiliki proyek perbaikan hidup, artinya bantu mereka untuk ekeonominya lebih baik. Inti dari visi besar seorang Novan akan bisnis K-LINK adalah memperbanyak jumlah orang kaya dan shaleh agar nilai kebaikan ini benar-benar dapat menyebar. Karena, kalu disebut orang kaya tentu banyak, tetapi orang kaya dan shaleh belum tentu. Atau orang shaleh saat ini pasti banyak, tapi orang shaleh dan juga kaya belum tentu. Terlebih target Novan adalah mencetak dan memperbanyak orang yang muda, kaya, dan shaleh.

Karena kombinasi ini adalah kombinasi yang cukup ideal, maka MLM atau K-Link adalah sarana yang tepat untuk menjalankan program tersebut. Karena dengan MLM, orang dapat terbantu baik secara ekonomi ataupun secara edukasi dirinya. “Dalam Islam dikatakan khairunnas angfahum linnas, sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang paling banyak manfaatnya untuk manusia lainnya. K-LINK ini adalah lahan kebaikan, kalau orang sudah paham, mindsetnya paham di K-LINK telah membangun kebaikan, maka orang akan memiliki motivasi yang cukup tinggi, sekalipun uang belum bia didapatkan, maka dengan keikhlasan, minimal insya Allah pahala yang akan didapat. Bahkan kalau pun pada akhirnya harus meninggal terlebih dahulu sebelum sukses, belum mendapat keberhasilan di dunia, maka dengan keikhlasan, insya Allah, Allah akan membalasnya di akhirat, tapi memang patut disayangkan, terkadang masih saja banyak orang yang tidak memahami ini secara integral”, ujar Novan menjelaskan.

Pemahaman yang benar

Dalam bisnis MLM yang menjadi sulit adalah terkadang tidak bisa mendapatkan financial yang cepat, kalau orang-orang yang mungkin punya pengalaman, baru satu atau dua bulan saja sudah dapat jutaan, satu tahun sudah dapat puluhan juta memang banyak. Tapi jelas tidak semua orang memiliki keahlian yang baik atau sama, sehingga bisa jadi baru dalam waktu 2 tahun mereka bisa langsung mendapatkan income bagus. Dan pada kenyataannya di MLM mana pun, mereka yang berhasil itu ada yang cepat ada juga yang lambat. Yang terpenting adalah bagaimana caranya yang lambat ini bisa tetap mau bertahan, tidak hancur dan malah menjadi orang yang menjelekkan bisnis MLM yang dijalankannya. Di sinilah pentingnya sebuah edukasi, bahwa pemahaman bisnis, orang berjuang di MLM seperti K-LINK itu untuk apa. “Kalau untuk cari uang mati-matian maka di tempat mana pun apabila caranya salah, tentu akan menjadi salah. Tapi apabila di MLM seperti K-LINK, merupakan kendaraan yang benar, contoh yang berhasil sudah banyak, yang membimbing sudah ada, dan kita pun benar cara menjalankan bisnis K-LINKnya, maka insya Allah ada saatnya kalau sudah menjadi hak kita Allah izinkan, berarti itu masih menjadi sebuah ujian. Tapi kalau sampai pada akhirnya, caranya benar, ibadahnya benar, niatannya benar, di K-LINK masih tidak berhasil dan meninggal terlebih dahulu, insya Allah itu akan menjadi catatan kebaikannya yang akan memperberat timbangan amal kebaikannya nanti di akhirat. Itu pemahaman yang sedang kami bangun di mitra K-LINK, khususnya jaringan kami”, tegas Novan.

MUSUH TERBESAR ADALAH DIRI SENDIRI

Berkompetisi dalam bisnis itu bai, menurut Novan, K-LINK menjadi basic, bahwa yang membuat besar K-LINK adalah memang manusia, tapi semuanya itu atas kehendak/izin Tuhan, manusia itu berikhtiar. Maka apabila seseorang yang menjalankan bisnis K-LINK ini hendaknya semua bisa memahami bahwa saat ini manusia melakukan ikhtiar bumi, seperti pada saat di lapangan melakukan prospek/presentasi, tapi harus dibarengi juga dengan membangun ikhtiar langit, yaitu ikhtiar kepada Tuhan , karena dengan izin Tuhan lah K-LINK pun bisa menjadi besar seperti saat ini. Sehingga dalam persaingan dengan MLM lain justru tidak ada, karena musuh paling besar adalah diri sendiri. Apabila ribadi seseorang rusak, maka rusaklah K-LINK. Saat seseorang suka berbohong kepada downline, maka rusaklah K-LINK, saat seseorang suka bermaksiat rusaklah K-LINK, saat seseorang tidak pernah berdoa rusaklah K-LINK. “Untuk itu harus memahami bahwa yang sedang dibangun sebenarnyakeberkahadan dalam hidup, sehingga orang-orang K-LINK hendaknya, saat bekerja keras di lapangan jangan lupa sholatnya, jangan lupa baca Al-Quran nya, dan insya Allah saat Allah ridha dengan sebuah komunitas, maka tidak ada satu makhluk Allah yang bisa menggoyahkannya. Saat Allah ridha bahwa K-LINK akan berdiri lama, maka tidak ada satu makhluk Allah pun yang bisa menjatuhkannya. Dan karena leader-leader K-LINK  masih menjaga keutuhan sebagai seorang pribadi yang beragama, berbudi pekerti yang baik dan hubungan dengan Tuhan pun baik, itu lah yang membuat K-LINK tetap bertahan”, ujarnya bangga.

PRESTASI

Prestasi Novan di K-LINK, dibandingkan dengan leader-leader yang ada tidak lah ada apa-apanya, walaupun memang bagi Novan sendiri itu adalah sebuah prestasinya. Karena sebetulnya, orang lain ada yang mencapai Crown Ambassador hanya dalam waktu 2 tahun. Orang lain ada yang bisa Platinum Leaders Club, orang lain ada yang sudah bisa pergi wisata ke berbagai negara, orang lain ada yang sudah memiliki rumah mewah, mobil mewah, dan lain-lainnya masih banyak lagi. Tapi yang terpenting bagi Novan, yang membuat dirinya memiliki prestasi dan bangga di bisnis K-LINK. Pertama, lewat K-LINK ia bisa melunasi hutangnya. Kedua, lewat K-LINK dirinya bisa menikah. Ketiga, lewat K-LINK dirinya bisa membeli rumah. Keempat, lewat K-LINK ia sudah bisa merasakan berbagai macam merek mobil yang bisa dimiliki. Kelima, lewat K-LINK dirinya bisa ke tanah suci. Dan Keenam, lewat K-LINK diri dan keluarganya sudah bisa jalan-jalan ke luar negeri. Ini yang dikatakan Novan merupakan prestasi dalam kehidupannya. Adapun prestasi yang paling penting bagi dirinya adalah saat dirinya menerima penghargaaan sebagai Crown Ambassador yang kala itu dirinya bisa mengundang orng-orang yang dicintai, seperti bapak, anak dan isteri. Yang semuanya oleh Novan bisa diajak naik ke atas panggung dan mereka semua bisa merasakan kebanggan akan keberhasilan dirinya.

Seperti bagaimana sang isteri bisa merasakan kebanggan memiliki suami, anak bisa mengatakan bahwa dirinya bangga akan papanya. Itu prestasi terbesar seorang Novan, untuk itu prestasi bagi setiap orang itu relatif. Bisa saja seorang Novan tidak lebih berprestasi dari orang lain, tapi bisa juga dalam pandangan orang tuanya ia adalah anak yang baik, menurut isterinya ia adalah suami yang baik. Artinya, bagi Novan sendiri, bahwa sesungguhnya prestasi yang terbaik adalah saat dirinya bisa memberikan senyuman terbaik pada isteri. Saat anaknya bisa mengatakan papah hebat. Saat orang tuanya bisa bilang mamah bangga sama kamu. Dan ia bangga dengan bisnis MLM seperti K-LINK lah yang bisa menghadiahkan itu, yaitu senyuman isteri dan anaknya, yang merupakan prestasi sesungguhnya bagi seorang Novan.

 

Diketik ulang berdasarkan majalah MY INCOME edisi 6 volume 2 tahun 2012

July 27, 2012 Posted by | Uncategorized | Leave a comment

Pricelist Produk-Produk K-Link


Tujuan dibuatnya pricelist ini adalah supaya teman-teman yang ingin mengetahui harga produk-produk k-link terbantukan dan terciptanya transparansi bisnis K-Link tidak seperti perusahaan money game berkedok MLM.

Mohon jangan merusak harga pasar produk-produk K-Link.

Jangan menjual harga distributor kepada konsumen yang belum menjadi member k-link.

Jangan pula memberi diskon atau cutting price.

Anda Melakukan Cutting price berarti melaknat rejeki anda juga rejeki member K-Link lainnya.

Mari menjaga iklim bisnis MLM khususnya K-Link agar tidak saling merusak bisnis.

 

Image

 

Image

July 27, 2012 Posted by | Uncategorized | 5 Comments

Membuat Analisis SWOT


SWOT

Banyak pelaku manajemen strategi ataupun staf pengajar manajemen yang merekomendasikan analisis SWOT dalam menentukan kebijakan apa yang harus ditempuh suatu bidang usaha guna berkembang menjadi lebih baik lagi. namun tidak sedikit yang bingung mengenai bagaimana sih cara melakukannya?! bahkan saya pun yang pernah menempuh pendidikan manajemen hingga level S2 pun tidak diajarkan bagaimana membuat analisis SWOT tersebut sampai akhirnya saya melalui pengalaman di luar kelas mendapatkannya. saya pikir ko kenapa dosen-dosen pun tidak meyampaikan cara membuatnya yah?! apa mereka pun sebenarnya tidak tahu caranya yah?! padahal ilmu ini bisa diaplikasi kan terhadap bidang apapun bahkan untuk diri sendiri pun bisa!

ada rasa tertarik untuk membagikan ilmu tersebut kepada rekan-rekan pembaca blog pribadi saya. mungkin saya mendapatkannya dengan susah payah dengan rentang waktu proses yang tidak sebentar. Namun insyAllah saya ikhlas berbagi dengan rekan-rekan. pada prinsipnya ilmu itu berasal dari Allah dan harus dibagikan kepada sesama.

Diperkenalkan Oleh

Albert Humphrey, pemimpin proyek riset pada Stanford University pada tahun 1960-an dan     1970-an ketika menggunakan data perusahaan-perusahaan dari Fortune 500 guna penelitiannya.

Pengertian SWOT

SWOT merupakan metode analisis perencanaan strategi (strategic planning) guna mengetahui peta faktor-faktor lingkungan eksternal dan internal suatu perusahaan atau unit bisnis sehingga menghasilkan kesimpulan yang berguna untuk memberi masukan terhadap pengambilan keputusan strategi dan memberi masukan prioritas strategi terhadap apa yang sebaiknya dilakukan terlebih dahulu oleh pengambil keputusan.

SWOT analysis is a technique that enables a group or individual to move from everyday problems and traditional strategies to a fresh perspective.

Tujuan Analisis SWOT

  1. Memanfaatkan keuntungan dari kekuatan yang dimiliki dan kesempatan yang ada
  2. Meminimalisasi Kelemahan dan mengeliminasi ancaman

Analisis SWOT sangat berguna untuk mengenali situasi, lingkungan, dan kondisi saat ini untuk keperluan pengambilan keputusan-keputusan menentukan langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan oleh perusahaan terhadap kelangsungan hidup aktivitas bisnisnya. Analsis SWOT memberikan alur pikir (framework) yang baik untuk keperluan peninjauan strategi, posisi, dan arah perusahaan pengambilan posisi bisnis dalam industri, mengevaluasi kompetitor, pengambilan kebijakan dalam perencanaan strategi marketing atau bisnis, membuat laporan penelitian, brainstorming saat meeting, atau kebutuhan lainnya.

SWOT merupakan akronim dari Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunity (kesempatan), Threat (ancaman).

Dikarenakan keterbatasan kebebasan mengatur letak file, saya sarankan untuk download saja file nya melalui link di bawah ini.

Download File Full Materi SWOT analysis : MATERI SWOT ANALYSIS

masih bingung bagaimana implementasinya??! Silahkan nyontek contoh nyata penerapan analisis SWOT di Link berikut ini.

contoh profile usaha kami yang menggunakan analsis SWOT : PROFIL WARNET IMPERIUM

Semoga bermanfaat!!!

Jangan lupa untuk kasi Komen dan referensikan kepada teman2 yang lain.

Jika ada topik yang ingin dibahas, silahkan message via komen saja. Mudah2an bisa bermanfaat ilmunya.

October 31, 2011 Posted by | Artikel Marketing, Manajemen dan Strategi | 12 Comments

Bisnis K-Link


Keberhasilan seseorang ternyata dapat dinilai dari paradigma seperti apa yang melandasi dia dalam mendesain hidupnya. Pada umumnya sekitar 90% orang berpikir dan bertindak dengan paradigma dimana dia harus bekerja untuk mendapatkan penghasilan yang akan digunakan untuk mewujudkan rencana masa depan. Bila digambarkan, lingkaran pendapatan anda saat ini tergantung pada tingkat kemampuan anda untuk menghasilkan uang lewat bekerja adalah seperti ini:

Artinya jika penghasilan kita adalah Rp 5juta/ bln, berarti itulah nilai kemampuan yang bisa kita kerjakan di bidang tersebut. Namun pada kenyataannya antara pendapatan dan kebutuhan sering kali bahkan selalu tidak selaras. Sangat wajar sekali kalau kita menginginkan kehidupan berkualitas. Mungkin kita membutuhkan uang lebih banyak untuk menyekolahkan anak, biaya sehari-hari, biaya pendidikan anak di tingkat lebih tinggi, ingin membeli rumah sendiri, memiliki mobil sendiri, mungkin juga pengen naik haji, motor sport, berlibur ke luar negeri, bayar hutang, jaminan hari tua, dll. Yang mana antara lingkaran pendapatan-kemampuan-kebutuhan kita menjadi seperti ini:

Pernah mencoba menghitung berapa biaya jika memiliki anak 1? Mungkin 2 orang? 3 orang? Termasuk kebutuhan sandang, pakaian, jajan, dan pendidikannya? Sudah

bisa dipenuhikah dengan pekerjaan saat ini?!
Pernahkah menghitung umur kita dan anak, yang mana jika kita memiliki anak di usia 30 tahun, maka di usia kita 50, anak kita baru berusia 20 tahun. Pada saat usia 50tahun, kira-kira berapa penghasilan yang kita miliki dengan anak usia 20 tahun sudah mulai beranjak kuliah. Coba kalau 2 atau 3 orang anak?! Pengennya kita sih menyekolahkan di tempat bergengsi standar internasional, memiliki reputasi akreditasi terbaik, namun semua itu tidak mungkin tidak tanpa uang, kan?!

Adalah tidak mungkin kita tidak menyisihkan sebagian penghasilan kita untuk keperluan mendadak masalah kesehatan baik untuk istri, anak-anak kita, maupun orang tua yang telah membesarkan kita. Kepedulian kita merawat orang tua kita di usia senja mereka adalah suatu bentuk bakti kita selama ini sudah dilahirkan dan dibesarkan oleh mereka. Tidak kah memiliki keinginan membahagiakan mereka di usia senjanya?!

Bila sudah seperti ini, otomatis jika anda tidak bekerja, anda akan beranggapan bahwa rencana masa depan tidak mungkin diraihnya. Bagaimana jika tiba-tiba sesuatu menimpa kita, seperti halnya PHK? Perusahaan pailit dan bangkrut?

Begitulah adanya paradigma umum di masyarakat selama ini. Namun jika kita mau belajar kepada orang sukses. Tentu kita harus mengetahui benar bagaimana pola pikir atau paradigma yang dimiliki oleh orang sukses. Pola pikir kita menentukan besarnya kapasitas kita dalam menciptakan kualitas kehidupan kita. Paradigma yang dimiliki orang sukses akan menjadi seperti ini:

Rata-rata orang sukses berpikir bahwa mereka bekerja keras untuk membentuk aset yang mana aset tersebut akan memberikan penghasilan yang digunakan untuk mewujudkan rencana masa depan. Tapi mau sampai kapan terus seperti ini? Kita harus memikirkan tentang bagaimana kita pensiun.

Ingat lah bahwa :

semakin umur kita bertambah, kebutuhan kita pun semakin naik, sementara kemampuan fisik kita semakin bertambah umur justru semakin berkurang!

Dengan memiliki paradigma sukses tersebut, suatu saat kita akan memiliki aset yang berharga yang terus memberi penghasilan pasif namun tetap bisa mewujudkan rencana masa depan:

Melalui paradigma seperti ini, maka antara lingkaran kebutuhan-kemampuan-keinginan bisa diperbesar melalui bisnis K-Link

Jika saja anda mau melakukan langkah-langkah yang akan membentuk aset bisnis anda di K-Link, insyAllah antara lingkaran kebutuhan kita dapat terpenuhi.

Apa yang tidak bisa dijawab dengan uang?!

Ingin naik haji butuh uang!

Ingin menyekolahkan anak hingga level pendidikan tertinggi pun butuh uang!

Ingin membahagiakan orng tua dengan cara memberikan kualitas kehidupan lebih baik di masa tuanya pun butuh uang!

Namun melalui K-Link, bukan hanya uang yang sangat mungkin kita dapat, tetapi sikap kita dalam menjalani hidup dengan beragam masalahnya pun dibentuk dalam diri kita!

Melalui bisnis ini, kita dipersiapkan menjadi seorang leader yang memimpin banyak sekali orang yang tidak sepeserpun kita gaji!

Dalam hal ini saya sangat menyarankan anda untuk membaca buku Robert T. Kiyosaki mengenai cash flow quadrant. dalam video berikut ini beliau memberikan paparan singkat mengenai MLM

K-Link ini merupakan bisnis networking/ Multi Level Marketing yang resmi dan bersistem syariah. Artinya dalam pelaksanaan bisnisnya sangat transparan tanpa ada tipu menipu. baca juga mengenai:

membedakan-direct-selling-money-game-dan-mlm

berikut ini sertifikasi syariah sistem dari k-link:

di website MUI bisa dicek kebenarannya di alamat:

Cek sertifikasi sistem berbasis syariah bagi K-Link

Penyerahan sertifikasi syariah K-Link dalam bentuk video:

bagian pertama:

bagian kedua:

secara resmi dari pemerintah, sertikasi resmi dapat dilihat di website Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI)

Sertifikasi APLI bagi K-Link

Yang jelas dalam bisnis K-Link ini Produknya bagus dan ada uangnya dan bisa diwariskan!

Kita pun tidak melulu mengejar materi, namun membangun sebuah sistem ekonomi dan komunitas yang jujur dan positif guna mendapat ridho-Nya. Akhirat kita bisa capai mana kala dunia kita pun dibangun dengan pondasi dan sistem yang benar. Membangun hubungan habluminannas dan habluminalloh secara seimbang.

Jujur saya amati perkembangan MLM lain cuma bisa bertahan beberapa tahun saja. Bicaranya bisnis besar dengan kesempatan pendapatan bonus puluhan juta bahkan ratusan juta, namun gedung pusatnya saja masih ngontrak!

Sementara K-Link baru saja memulai pemanasan dengan membangun gedung K-Link tower 25 lantai milik sendiri di jalan Gatot Subroto Jakarta,

sementara kantor pusat di Malaysia saja hanya setinggi 8 lantai,

pabrik chlorophyll pun dipindahkan dari Malaysia ke Indonesia tepatnya di daerah sentul seluas 18.000 hektar, baca artikelnya:

artikel pemindahan pabrik chlorophyll

juga sedang dibangun pusat pelatihan tingkat nasional di Sukabumi. Sangat besar sekali investasi yang ditanamkan di Indonesia. Secara makro, devisa negara pun tidak lari ke negara asal karena K-Link memindahkan kantornya di Indonesia.

Mari bergabung dalam keluarga besar K-Link menuju kehidupan sejahtera!

Hubungi saya lebih lanjut di

+6282117570050

+622291791474

pin BB : 276e68ba

 

Baca juga:

Marketing Plan K-Link

Diabetes bukan karena kebanyakan gula

Pembalut wanita sembarangan menimbulkan bahaya kanker mulut rahim

Kanker payudara pada laki-laki

Al-Zheimer

anak-anak juga bisa terkena stroke

 

October 27, 2011 Posted by | Artikel Marketing, Renungan Hidup | 3 Comments

Marketing Plan K-Link


Banyak orang mengira bahwa marketing plan adalah sistem, padahal sesungguhnya marketing plan adalah suatu bentuk kompensasi atas usaha yang telah dilakukan oleh member k-link. Berikut ini merupakan marketing plan yang diberikan k-link:

Pada awal anda bergabung terdapat lima (5) jenis kompensasi dalam bentuk bonus yang bisa anda kejar. Perlu anda ketahui pula bahwa untuk mendapatkan bonus-bonus di k-link sangat transparan dan bisa diprediksi.  Berapa pun besarnya bonus yang ingin anda dapatkan 100% bisa anda rencanakan dan hasilnya jika dan hanya jika anda mampu mencapai target yang anda tentukan sendiri.

Dalam bisnis k-link tidak ada yang namanya bawahan ataupun atasan, karena ini adalah bisnis, maka majunya usaha bisnis anda tergantung kepada diri anda sendiri, tidak bergantung pada upline atau pun downline anda. Sebenarnya sama persis dengan bisnis konvensional yang anda bangun yang mana maju tidaknya bisnis yang anda bangun itu murni tergantung usaha anda sendiri. Sekali lagi saya tekankan bahwa upline itu bukanlah atasan anda, dan downline anda bukanlah bawahan anda, namun mereka adalah mitra anda dalam berbisnis, sementara Upline Leaders Club (LC) merupakan pelatih anda dalam bisnis k-link.

Kembali pada bahasan bonus yang mungkin anda kejar pada awal karir anda dalam bisnis k-link, terdapat lima (5) jenis bonus yang mungkin anda kejar, yaitu:

1.      Bonus pengembangan

2.      Bonus infinity

3.      Bonus dynamic fund

4.      Bonus unilevel

5.      Global Bonus Sharing

Semua bonus tersebut pada dasarnya akan anda dapatkan jika anda pribadi melakukan akumulasi omset 400BV setiap bulannya. 400BV ini akan dialokasikan kepada dua plan berbeda yaitu di plan A sebanyak 200BV dan plan B sebanyak 200BV. Jika anda melakukan omset kurang dari 400BV, maka anda hanya memenuhi kualifikasi plan A saja. Namun jika anda melakukan omset yang lebih dari 400BV, maka kelebihan BV tersebut akan dimasukkan kembali ke dalam plan A. Berikut ini ilustrasi marketing plan K-Link :

Keuntungan Melakukan 400 BV

Dikarenakan bisnis MLM ini berada pada ranah pemasaran dan penjualan, maka anda diharuskan menciptakan omset pribadi. Banyak orang atau perusahaan MLM lain menyerang k-link dari sisi bahwa anda harus tutup poin. Padahal, tidak mungkin anda mendapat uang atau bonus jika anda sendiri tidak menciptakan omset pribadi, kecuali perusahaan yang anda ikuti tersebut adalah berkedok MLM padahal money game yang mendapatkan uang dari merekrut saja. Perusahaan MLM yang benar akan menerapkan konsep “jika anda ingin memiliki bonus, maka ciptakanlah omset dengan kekuatan jaringan grup anda!” K-Link memperlihatkannya dalam bentuk ikhtisar bisnis dan misi K-Link seperti berikut ini:

Adapun keuntungan melakukan omset 400BV adalah sebagai berikut:

1.  Menciptakan produktivitas diri

Dalam kegiatan bisnis anda di k-link, indikator produktivitas anda salah satunya dinilai dari melakukan 400BV yang mana di awal anda bergabung sebaiknya anda menggunakan produk, bersaksi, dan menjualnya untuk mendapatkan omset BV dan selisih harga sebagai keuntungan sementara bonus anda belum banyak.

2.  Membuka peluang bonus plan A dan plan B, di samping selisih 20%

Tidak mungkin anda akan mendapatkan bonus seperti apa yang dijanjikan dalam plan A dan plan B jika kualifikasinya saja tidak anda penuhi, yang mana 200BV omset anda masuk ke dalam plan A dan 200BV kemudian masuk ke plan B, dan jika berlebih dari 400BV, maka kelebihan BV tersebut akan masuk ke dalam plan A sesuai ilustrasi plan A dan plan B. Anda tidak akan dirugikan sedikit pun sekalipun anda melebihi target. Semua itu akan kembali menjadi prestasi diri anda.

3.  Meniti karir di bisnis K-Link

Hanya satu cara anda meniti karir di k-link yaitu menciptakan omset di jaringan grup anda termasuk anda sendiri. BV yang anda kumpulkan setiap saatnya tidak akan hilang artinya terus diakumulasikan dan peringkat anda tidak pernah turun. Tidak seperti perusahaan MLM lain atau mungkin perusahaan konvensional yang menerapkan kemungkinan anda untuk turun peringkat atau kehilangan BV atau poin yang sudah anda kumpulkan sejak awal anda bergabung. Berikut ini ilustrasi karir anda di k-link:

Ilustrasi awal karir anda di K-Link:

Di awal karir anda, target peringkat yang anda kejar adalah peringkat manager (15%) yang mana mengkualifikasikan anda untuk mengumpulkan akumulasi 15.000BV tanpa aturan waktu. Artinya bahkan jika anda hanya sendiri (tanpa memiliki downline) melakukan omset 400BV setiap bulannya, maka anda akan mendapat peringkat manager setelah bulan ke-38 (15.000BV/400BV = 37,5 bulan ,dbulatkan menjadi 38). Pun akan berlaku bahwa anda bisa menjadi manager dalam waktu 1 bulan sekalipun jika anda memiliki 38 orang yang berkomitmen bergabung dalam grup bisnis anda yang sama-sama melakukan 400BV setiap bulannya.

Ilustrasi keseluruhan karir di K-Link:

Pada tahapan karir anda berikutnya adalah bantu downline anda di satu(1) leg anda menjadi manager, maka otomatis anda akan menjadi saphire manager; bantu satu orang lagi di leg berbeda menjadi manager, maka anda akan memiliki dua(2) orang manager di leg berbeda, maka anda akan berkualifikasi mendapatkan peringkat Rubi Manager; bantu satu orang lagi di leg berbeda mencapai peringkat manager di leg berbeda, maka anda akan mendapatkan peringkat Emerald Manajer; bantu empat(4) orang downline anda mencapai peringkat Emerald Manajer, maka anda akan mendapatkan peringkat Diamond Manager; dan begitu pun seterusnya sesuai ilustrasi karir di atas.

Prinsip membangun bisnis di K-Link ini bersifat “anda harus membantu orang untuk sukses, maka kesuksesan anda pun otomatis terjadi”. Jangan pernah berpikir atau memiliki niat memanfaatkan orang demi peningkatan karir anda! Dijamin tidak akan berhasil! kalaupun bisa, paling tidak akan bertahan lama karena dalam bisnis ini tidak melulu hanya mengejar materi, namun kegiatan bisnis anda bersifat holistik. Anda harus bertumbuh baik kepribadian maupun kepemimpinan dalam diri anda dan saling mengingatkan dalam hal kebaikan dan beribadah karena tidak selamanya kita hidup di dunia. Seringkali karir anda di K-Link menjadi sangat mudah jika anda semakin mendekatkan diri kepada-Nya. Pun ketenangan batin anda akan terjaga dan kehidupan seimbang pun akan tercipta.

1.  Memberi teladan kepada downline

Kekuatan utama dalam bisnis MLM adalah sistem duplikasi, yang mana artinya bahwa apapun yang anda lakukan menjadi contoh terhadap downline-downline anda. Karenanya lakukan lah hal-hal baik yang memberi keteladanan baik kepada downline-downline anda sehingga iklim grup anda kondusif. Dengan anda selalu melakukan 400BV, maka anda memberi teladan bahwa anda sampai saat ini pun dengan peringkat setinggi apapun masih terus melakukan omset pribadi. Bayangkan jika semua downline anda memperhatikan hal ini dari anda, dan mereka semua melakukan hal yang sama, tentu akan berdampak sangat positif terhadap semua orang di grup anda. Karena semua memenuhi kualifikasi omset pribadi, maka semua adalah pemenang, karena semua adalah pemenang, maka semua senang.

2.  Membantu banyak orang mendapatkan kualitas hidup melalui produk

Dikarenakan anda melakukan penjualan, yang mana produk-produk k-link bermanfaat bagi kehidupan manusia, maka sebenarnya anda sedang membantu banyak orang mendapatkan kualitas hidup lebih baik lagi.

3.  Menjalankan bisnis berskala internasional

Mungkin anda pernah berpikir, masa iya saya baru memulai bisnis tapi skalanya sudah internasional, kan butuh proses alot hingga mencapai bisnis bertaraf internasional. Namun hal tersebut tidak berlaku lagi sejak anda bergabung di usaha atau bisnis K-Link karena memang bisnis k-link sudah bertaraf internasional. Anda bisa saja membuka prospekan orang, relasi, saudara, atau siapapun di mana pun di bagian belahan dunia ini. Anda tidak perlu berpusing-pusing memikirkan berapa biaya investasi yang harus dikeluarkan seperti halnya anda membuka cabang bisnis di negara lain atau tempat lain. Tidak ada batasan dan larangan bahwa anda tidak boleh membuka prospekan di luar negeri sekali pun. Apalagi dengan dukungan k-system yang mana telah teruji banyak membantu peningkatan taraf hidup banyak orang tentu anda akan sangat terbantu baik dalam pelatihan skill dan motivasi.

 4.  Target omset pribadi 400BV FLAT mulai sejak awal bergabung hingga peringkat paling tinggi

Kekuatan utama dalam bisnis MLM adalah sistem duplikasi, yang mana artinya bahwa apapun yang anda lakukan menjadi contoh terhadap downline-downline anda. Karenanya lakukan lah hal-hal baik yang memberi keteladanan baik kepada downline-downline anda sehingga iklim grup anda kondusif. Dengan anda selalu melakukan 400BV, maka anda memberi teladan bahwa anda sampai saat ini pun dengan peringkat setinggi apapun masih terus melakukan omset pribadi. Bayangkan jika semua downline anda memperhatikan hal ini dari anda, dan mereka semua melakukan hal yang sama, tentu akan berdampak sangat positif terhadap semua orang di grup anda. Karena semua memenuhi kualifikasi omset pribadi, maka semua adalah pemenang, karena semua adalah pemenang, maka semua senang

5. Membantu banyak orang mendapatkan kualitas hidup melalui produk

Dikarenakan anda melakukan penjualan, yang mana produk-produk k-link bermanfaat bagi kehidupan manusia, maka sebenarnya anda sedang membantu banyak orang mendapatkan kualitas hidup lebih baik lagi.

6. Menjalankan bisnis berskala internasional

Mungkin anda pernah berpikir: masa iya saya baru memulai bisnis tp skalanya sudah internasional, kan butuh proses alot hingga mencapai bisnis bertaraf internasional. Namun hal tersebut tidak berlaku lagi sejak anda bergabung di usaha atau bisnis K-Link karena memang bisnis k-link sudah bertaraf internasional. Anda bisa saja membuka prospekan orang, relasi, saudara, atau siapapun di mana pun di bagian belahan dunia ini. Anda tidak perlu berpusing-pusing memikirkan berapa biaya investasi yang harus dikeluarkan seperti halnya anda membuka cabang bisnis di negara lain atau tempat lain. Tidak ada batasan dan larangan bahwa anda tidak boleh membuka prospekan di luar negeri sekali pun. Apalagi dengan dukungan k-system yang mana telah teruji banyak membantu peningkatan taraf hidup banyak orang tentu anda akan sangat terbantu baik dalam pelatihan skill dan motivasi.

7. Target omset pribadi 400BV FLAT mulai sejak awal bergabung hingga peringkat paling tinggi

Bidang marketing pada umumnya menerapkan sistem reward dimana jika pegawainya mencapai target bahkan lebih, maka ia akan mendapatkan reward tertentu dan pasti ia akan dibebankan omset yang lebih banyak lagi. Hal tersebut sangat lah wajar karena anda menjadi pegawai dari suatu perusahaan. Hal ini pun banyak diterapkan perusahaan-perusahaan MLM lain dalam Marketing Plan nya. Namun jika anda hayati dengan cermat, sebenarnya anda hanya menjadi penjual saja bukannya membangun bisnis melalui kekuatan jaringan anda. Kebanyakan orang merasa lelah akan hal seperti ini. Oleh karena itu, k-link menerapkan sistem yang mana anda pribadi tetap melakukan omset pribadi sebanyak 400BV dalam setiap bulannya namun tetap bisa membangun dan membina jaringan grup anda. Tentu hal ini sebenarnya merupakan kelebihan dari Marketing Plan yang diberikan k-link.

 

PAYOUT K-Link Terbaik

Hebatnya Marketing Plan K-Link tercermin salah satunya dari payout yang diberikan K-Link yaitu di plan A sebesar 74% dan di plan B sebesar 72%. Payout ini adalah nilai yang dikembalikan kepada mitra-mitra K-Link dalam bentuk bonus-bonus dan insentif-insentif. Setiap omset yang dihasilkan jaringan anda, sebesar itu pula yang anda terima. Bayangkan! Dari 100% plan A, perusahaan K-Link hanya mengambil 26% saja dan dari plan B, perusahaan K-Link hanya mengambil 28%. Kebanyakan omsetnya dinikmati kembali oleh mitra-mitra K-Link. Anda boleh perbandingkan berapa besar payout yang berani dibayarkan perusahaan MLM lainnya. Sejauh ini saya pribadi sudah membandingkan dengan beberapa perusahaan MLM lain, rata-rata mereka membayar payout kurang dari persentase yang diberikan oleh K-Link.

Bonus Maksimal di K-Link

Sebetulnya setiap perusahaan MLM pasti memberikan batas maksimal pencapaian bonus yang bisa diraih mitra-mitranya. Tidak ada perusahaan MLM yang tidak memberi batas bonus mitra-mitranya. Hal ini lah yang sebetulnya paling menarik dari k-link, yaitu bonus maksimal yang bisa dinikmati oleh mitra-mitra k-link adalah dari bonus kepemimpinan yang sampai 27 generasi. Setiap generasi, maksimalnya ada 3 orang dengan peringkat Royal Crown Ambassador. Saat ini di Indonesia baru terdapat 1 generasi maksimal RCA, yaitu RCA Santoso Nyotokusumo yang memiliki downline RCA Irwansyah, RCA Hendri Rikianto, RCA Sucipto. Bonusnya pun sudah di atas Rp 2 Milyar setiap bulannya. Bayangkan bahwa anda memiliki kesempatan menikmati bonus hingga 27 generasi!!

Bagaimana melakukan 400BV

Ilustrasi Penghitungan

Produk yang digunakan hanya UIE Liquid Chlorophyll [29 BV], dimana :

  1. UIE Liquid Chlorophyll merupakan produk andalan utama yang memiliki nilai BV tertinggi dari produk K-link manapun dengan nilai uang setara dengannya
  2. Harga Konsumen UIE Liquid Chlorophyll Rp 140.000
  3. Harga Distributor UIE Liquid Chlorophyll Rp 117.000
  4. Selisih Harga yang diterima produsen secara langsung adalah 20% = Rp 23.000

chlorophyll  X 14 X Rp 117.000 = Rp 1.638.000

chlorophyll  X 14 X 29 BV = 406 BV

Lihat BV di Pricelist Sheet

Penghitungan Bonus setelah memenuhi 400 BV:

  1. Bonus selisih harga langsung 20% : Rp 23.000 X 14   = Rp 322.000
  2. Bonus langsung Cash ditransfer ke rekening              = Rp   32.000 
  3. Bonus Product Voucher *                                          = Rp 130.000 +

                                                                                           Rp 484.000

Ilustrasi penghitungan ini menggunakan asumsi bahwa semua UIE Liquid Chlorophyll telah terjual langsung kepada konsumen.

*  Bagi anda yang belum mencapai peringkat manajer, maka akan mendapatkan tambahan bonus voucher senilai Rp 130.000 yang tidak dapat ditukarkan dengan uang cash namun berlaku untuk ditukarkan dengan produk manapun dari K-Link.

Mari kita coba hitung berapa persentase keuntungan bersih dari usaha dan karir awal anda di bisnis k-link ini dengan cara menghitung persentase keuntungan dari ilustrasi di atas

Kesimpulannya :

Berdasarkan ilustrasi di atas, di awal anda menjalankan bisnis k-link ini tingkat persentase keuntungannya adalah 29,5% dengan resiko sangat minimal, bahkan dapat dikatakan tidak ada resiko bisnisnya.

Bonus pengembangan

Adalah bonus yang akan anda peroleh jika anda dapat mengakumulasikan Business Value (BV) baik yang anda pribadi hasilkan sendiri, maupun yang dihasilkan oleh leg aktif anda. Karena itu anda dapat menghitung :

1.      akumulasi BV anda

2.      akumulasi BV leg aktif anda

Bonus Infinity

Bonus infinity ini memiliki rumus perhitungan sebagai berikut:

Dimana: n = jumlah leg anda yang memiliki omset 400BV di setiap levelnya

Bonus Dynamic Fund

Bonus ini terdiri dari konsep 1 point dan 2 point.

1.      Konsep 1 Point

Adalah konsep pengembangan omset, dimana anda dan downline anda di tiga (3) leg berbeda berkomitmen melakukan akumulasi 400BV setiap bulannya, maka anda akan mendapatkan bonus RM 167,5

RM = Ringgit Malaysia

Karena satuan asal yang digunakan PT K-Link untuk menghitung bonus adalah menggunakan satuan mata uang Malaysia sebagai negara asal PT K-Link.

2.  Konsep 2 point

Adalah konsep pengembangan omset, dimana anda dan downline anda di lima (5) leg berbeda berkomitmen melakukan akumulasi 400BV setiap bulannya, maka anda akan mendapatkan bonus RM 335

Bonus Unilevel

Adalah bonus yang akan anda peroleh pada level kedalaman

1.      Pada level kedalaman 1 sampai dengan 5 akan mendapat 4%

2.      Pada level kedalaman 6 sampai dengan 9 akan mendapat 2%

Rumus bonus unilevel adalah sebagai berikut:

Global Bonus Sharing

Adalah bonus yang mana penghitungannya adalah menggunakan rumus sebagai berikut:

Contoh kasus perhitungan:

Kasus pertama

Dalam kondisi seperti ini maka anda tidak akan mendapatkan bonus dari k-link kecuali bonus selisih harga langsung dari setiap produk yang dapat anda jual kepada konsumen karena anda tidak mencapai omset 400BV atau minimalnya 100BV.

2.    Kasus kedua

pada kasus ini maka anda hanya akan mendapatkan bonus pengembangan saja, dikarenakan anda belum mendapatkan leg ke-3 berikut omsetnya. Perhitungan bonus pada kasus ini adalah sebagai berikut:

Kasus ketiga

pada kasus ini maka anda hanya akan mendapatkan bonus pengembangan saja, dikarenakan anda meskipun telah mendapatkan tiga leg berbeda berikut omsetnya, sedangkan anda berikut downline anda hanya melakukan omset masing-masing hanya sebesar 100BV. Perkitungan bonus pada kasus ini adalah sebagai berikut:

Kasus keempat

pada kasus ini maka anda akan mendapatkan bonus pengembangan berikut dynamic fund, infinity, dan unilevel, dikarenakan anda meskipun telah mendapatkan tiga leg berbeda berikut omsetnya, anda berikut downline anda hanya pada dua leg berbeda melakukan 400BV sementara leg ketiga anda tidak melakukan 400BV. Perkitungan bonus pada kasus ini adalah sebagai berikut:

Kasus kelima

pada kasus ini maka anda akan mendapatkan bonus pengembangan, dynamic fund, infinity, dan unilevel. Perhitungan bonus pada kasus ini adalah sebagai berikut:

6.    Kasus keenam

pada kasus ini maka anda akan mendapatkan bonus pengembangan, dynamic fund, infinity, dan unilevel. Perhitungan bonus pada kasus ini adalah sebagai berikut:

Kasus ketujuh

pada kasus ini maka anda akan mendapatkan bonus pengembangan, dynamic fund, infinity, dan unilevel. Perhitungan bonus pada kasus ini adalah sebagai berikut:

pada kasus ini maka anda akan mendapatkan bonus pengembangan, dynamic fund, infinity, dan unilevel. Perhitungan bonus pada kasus ini adalah sebagai berikut:

PILIHAN:

1.    Anda cukup melakukan omset 100BV tanpa memiliki downline, maka anda akan memiliki bonus sebesar Rp 7.000 di samping keuntungan langsung 20% dari setiap produk yang terjual.

2.    Anda cukup melakukan omset 400BV tanpa memiliki downline, maka anda akan memiliki bonus sebesar Rp 30.000 berikut voucher produk sebesar Rp 130.000, di samping keuntungan langsung 20% dari setiap produk yang terjual.

3.    Anda melakukan omset 400BV dengan memiliki tiga (3) orang downline yang berkomitmen yang sama-sama melakukan omset 400BV di dalam bulan yang sama (melakukan konsep 1 point), maka anda akan mendapatkan bonus sebesar kurang lebih Rp 800.000 berikut voucher produk sebesar Rp 130.000, di samping keuntungan langsung 20% dari setiap produk yang terjual.

4.    Anda melakukan omset 400BV dengan memiliki lima (5) orang downline yang berkomitmen yang sama-sama melakukan omset 400BV di dalam bulan yang sama (melakukan konsep 2 point), maka anda akan mendapatkan bonus sebesar kurang lebih Rp 1.500.000 berikut voucher produk sebesar Rp 130.000, di samping keuntungan langsung 20% dari setiap produk yang terjual.

5.    Anda membangun jaringan dengan omset seperti di bawah ini, maka anda akan mendapatkan bonus lebih dari Rp 3 juta.

6.    Anda membangun jaringan dengan omset seperti di bawah ini, maka anda akan mendapatkan bonus lebih dari Rp 6 juta.

Dengan komposisi seperti di atas,

Total omset > 40.000BV, maka anda akan mendapatkan bonus >Rp 10 juta

Total omset > 125.000BV, maka anda akan mendapatkan bonus >Rp 25 juta

Total omset > 300.000BV, maka anda akan mendapatkan bonus >Rp 50 juta

jika hitungan di atas tidak jelas silahkan download filenya:

Marketing plan K-link

Mari bergabung dalam keluarga besar K-Link menuju kehidupan sejahtera!

informasi lebih lanjut hubungi saya:

+6282117570050

+622291791474

pin BB : 276e68ba

September 13, 2011 Posted by | Artikel Marketing | 1 Comment

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: