Monmonvandemon's Blog

Sarana Berbagi Pengetahuan dan Ilmu

Kenapa Harus Memiliki Impian dalam Menjalankan Bisnis MLM


Image

Banyak pihak mengatakan bahwa di dalam industri Multi Level Marketing itu diajarkan untuk bermimpi. Sebetulnya kenapa dengan bermimpi? Apa yang salahnya memiliki impian? Bukankah tidak ada larangan bagi setiap manusia untuk memiliki suatu bentuk impian? Pun orang memiliki impian tidak dipungut pajak!

Sebetulnya kalau lah kita mau merenungkannya dengan kepala dingin dan hati terbuka, memiliki impian adalah sebuah hal yang mulia. Hidup kita akan lebih memiliki tujuan pasti dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki impian.

Misalkan dalam sebuah kelas di sekolah, seorang siswa yang memiliki tekad dan impian bahwa dia harus yang menjadi ranking pertama saat penerimaan raport tahun ini tentu memiliki gairah berbeda dalam proses belajarnya. Ia akan bertekad tidak absen sehari pun. Tidak pernah tidak mau mengerjakan PR yang diberikan gurunya. Tidak pernah berpikir untuk bolos. Tidak pernah berniat untuk tidak menghormati gurunya. Dan terus rajin belajar dengan jam belajar dan usaha yang lebih dibandingkan dengan siswa yang dari hari ke hari hanya mengikuti proses sekolah saja bahkan tidak memiliki gairah dalam belajar. Coba anda pikir secara logika mana yang lebih masuk akal untuk lebih pasti siswa yang mendapatkan ranking pertama saat pembagian raport?! Tentu yang pertama bukan?!

Misalkan lagi, seorang atlet pelari jarak pendek yang mana dia memiliki impian, “jikalau dalam pertandingan kejuaraan dunia tahun ini ia mendapatkan juara pertama, maka saat itu pun ia persembahkan piala tersebut dan langsung meminang kekasihnya di atas panggung kemenangannya”. Setiap detik dan alur cerita ia rancang sejak sekarang. Dikarenakan memiliki sebuah impian yang mampu membuatnya memiliki gairah dalam mencapai juara pertama, tentu ia akan berusaha dengan sangat keras agar alur cerita hidupnya dapat ia wujudkan setelah detik-detik ia mencapai garis finish tercepat. Namun, jika saja ia tidak memiliki sebuah impian tersebut, akan kah ia memiliki kekuatan yang dahsyat untuk mengejar impiannya dan menjadi juara dalam pertandingan?! Anda pasti dapat membayangkannya, bukan?!

Kedua ilustrasi ini merupakan sebuah gambaran tentang pentingnya arti sebuah tujuan. Setiap manusia sebetulnya memiliki takdir yang menjadi tujuan dan alasan mengapa ia hidup di dunia ini. Banyak manusia berusaha mengungkap identitas dirinya sendiri terutama saat ia menjelang dewasa. Menyedihkannya lagi banyak dari manusia yang secara umur sudah dapat dianggap dewasa namun ia bahkan belum mengenali identitas dirinya sendiri sehingga mereka hidup dalam kebimbangan dan keputus-asaan menjalani hari-ke-hari tanpa tujuan pasti dalam hidupnya yang tidak ada gairahnya ini.

Dalam level pendidikan, sebetulnya konsep mengenai impian, tujuan hidup, dan pentingnya memiliki visi sudah pernah diberikan, yaitu pada saat masih berada di bangku TK. Kenapa dengan bangku TK? Coba anda ingat-ingat kembali saat anda TK! Pernahkah anda ditanya guru TK anda jika sudah besar ingin menjadi apa?! Saya ingat betul bahwa sebagian besar teman-teman saya mengatakan ingin menjadi pilot, dokter, dan presiden! Bagaimana dengan anda?! Masih ingatkah jawaban apa yang anda lontarkan saat guru anda menanyakan impian anda ketika anda dewasa?! Apakah sudah sesuai jawaban anda pada guru anda dengan kenyataan yang sekarang anda hadapi saat ini?! Atau anda bahkan sudah melupakan jawaban anda pada guru TK anda dulu?!

Islam mengenal konsep takdir yaitu iman kepada qodo dan qodar. Tentunya yang mana qodo dan yang mana qodar kita tidak pernah tahu sampai semua berlalu dan kita mengetahui semuanya. Allah melalui konsep ini sebetulnya telah memberikan pilihan bagi kita dalam menjalani hidup kita. Dikenal pula hukum 90:10 yang mana 90% jalan hidup kita ditentukan oleh setiap keputusan dan tindakan yang kita lakukan sekarang, sementara sisanya 10% adalah takdir yang digariskan Allah terhadap hidup kita dan tidak mungkin dapat kita rubah. Dibandingkan persentase yang hanya 10%, kira-kira anda mau memilih yang mana?! Mana yang secara logika mampu anda upayakan dalam hidup anda?! Tentu yang persentasenya 90%, bukan?!

Hal ini diperkuat Allah dalam sebuah ayat:

“Allah tidak akan mengubah suatu keadaan kaum hingga mereka mengubahnya sendiri”

(Ar-Ra’d : 11)

“Dan berencanalah kalian, Allah membuat rencana, Dan Allah sebaik-baik perencana

(Ali Imran : 54)

Kedua ayat ini mengindikasi bahwa kita sebagai manusia wajib mengubah keadaan kita menjadi lebih baik dengan terlebih dahulu memiliki niatan, tujuan, impian, cita-cita, dan visi terhadap hidup kita sendiri.

Pun ada Orang bilang, bahwa sesungguhnya kita tidak dapat mengubah nasib kita, namun kita dapat mengubah kebiasaan kita yang mana kebiasaan itu yang menjadikan kita sukses di kemudian hari. Seorang penulis buku berkebangsaan Skotlandia, Samuel Smiles mengatakan:

Menabur pikiran menuai tindakan

Menabur tindakan, menuai kebiasaan

Menabur kebiasaan, menuai karakter

Menabur karakter menuai nasib

Kalimat bijak tersebut memberikan gambaran yang bersifat efek-domino dari setiap pikiran yang dihasilkan diri kita. Gambaran kita saat kita tua nanti adalah akibat dari pilihan-pilihan kita dan bagaimana kita bertindak yang menghasilkan hasil dari setiap upaya yang kita lakukan sejak sekarang.

Industri Multi Level Marketing yang benar tentu akan mengingatkan kita tentang arti pentingnya memiliki sebuah tujuan hidup anda melalui perusahaannya sebagai “kendaraan” anda dalam mencapai kesuksesan yang ingin anda raih.

Ingin naik haji? Ingin menyekolahkan anak di luar negeri? Ingin membeli rumah impian? Memiliki kendaraan impian? Memiliki sebuah penghargaan yang saat ini tidak dapat anda raih dengan pekerjaan atau usaha yang anda jalani? Atau bahkan membahagiakan orang tua dengan cara memberikan orang tua anda rumah yang lebih layak dari pada saat ini?

Namun, semua itu tidak serta-merta anda dapatkan otomatis tanpa berusaha! Industri Multi Level Marketing yang benar tentu mengajarkan anda konsep yang benar yaitu dengan cara menciptakan jaringan yang besar ditunjang omset yang besar sesuai dengan marketingplan yang diberikan perusahaan.

Tidak mungkin perusahaan Multi Level Marketing mampu memberikan anda bonus yang sebesar anda inginkan jika anda sendiri tidak bertindak menciptakan jaringan dan omset yang besar!

Ingat selalu bahwa prinsip bisnis yang benar mengatakan bahwa kita akan mendapatkan hasil dari setiap upaya yang kita lakukan bukan dengan cara berdiam diri saja. Jika ada member perusahaan MLM yang mengatakan bahwa anda tinggal duduk manis dan menunggu hasil yang dilakukan jaringan anda, dapat dipastikan dan tinggal menunggu waktu anda akan disadarkan bahwa anda telah tertipu rayuan maut pihak yang mengajak anda!Tentu perusahaan semacam ini yang perlu ditertibkan karena berkategori moneygame! MLM bukan lah perusahaan invetasi yang mana anda cukup menanam modal saja dan tunggu hasil. Kalau pun anda mendapat bonus besar karenanya, dapat dipastikan tidak akan menjadi rejeki yang barokah dalam kehidupan anda dan keluarga.

Jadi, masih kah anda meremehkan kekuatan yang dihasilkan dari anda memiliki impian dalam hidup anda terlebih berhubungan dengan industri Multi Level Marketing?!

July 27, 2012 - Posted by | Uncategorized

1 Comment »

  1. Impian lalu Kendaraan, lalu Kebiasaan.

    Comment by Anonymous | December 29, 2013 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: