Monmonvandemon's Blog

Sarana Berbagi Pengetahuan dan Ilmu

Sebuah Visi Leader Yang Sangat Menentukan dalam Bisnis MLM


Pada umumnya orang menilai bisnis MLM itu hanya dari 2 hal saja yaitu produk dan marketing plan saja. memang hal tersebut tidak salah, bahkan harus! namun dalam perspektif Islam mengenal arti pentingnya mengetahui SIAPA sihh…yang menjadi pemimpin/ Leader yang akan kita ikuti.

berikut ini jajaran Board of Director dari PT K-LINK Internasional yang telah berpengalaman di dunia MLM lebih dari 25 tahun sehingga TAHU apa yang jalan dan mana yang error dalam sebuah sistem.Image

 

khususnya dalam jaringan saya pribadi, berikut ini ulasan kisah dan visi 2 orang Leader yang membimbing, melatih, dan memotivasi kami.

Image

SUKSES HARUS BERILMU

Sebagai putra asli Bengkulu, Sucipto menuturkan, bahwa sebelum dirinya menjalankan bisnis K-LINK, kala itu Bengkulu yang merupakan provinsi paling kecil di pulau Sumatera seakan-akan tidak mendukung untuk dirinya bisa mencapai impian. Selama 2 tahun, sejak lulus kuliah pada tahun 2001 di fakultas ekonomi jurusan study pembangunan Universitas Negeri Bengkulu (UNIB), Sucipto praktis menganggur karena minimnya lowongan pekerjaan di Bengkulu. Tapi di Bengkulu juga, Sucipto yang mantan ketua BEM FE UNIB diperkenalkan bisnis K-LINK oleh seorang teman, Royal Crown Ambassador bapak Ir. H. Irwansyah. Berkat bimbingan beliau, Sucipto sendiri kini sudah berposisi sama sebagai Royal Crown Ambassador di K-LINK internasional. Kesuksesan di bisnis K-LINK dirasakan Sucipto karena K-LINK telah melatih dirinya menjadi seorang yang pandai dalam menjalankan bisnis network marketing, sekali pun sejak awal dirinya tidak memiliki latar belakang sukses di dunia MLM, kecuali sebagai pengangguran. Siapa saja yang bergabung di bisnis ini dan mau berjuang untuk mencapai impiannya Insya Allah bisa berhasil, karena bisnis K-LINK memiliki support system, yaitu K-System. Dan K-System ini yang mengajarkan setiap member K-LINK caranya untuk bisa sukses, untuk itu setiap member atau distributor K-LINK diharapkan mengikuti pola pelatihannya maka akan dijamin keberhasilannya. Sebeb K-System memiliki kurikulum dan sistem pelatihan. Jadi sejak awal setiap orang mulai bergabung sampai dengan mahir itu akan mempunyai arah yang jelas dalam berbisnis.

Bisnis K-LINK adalah bisnis MLM yang tepat dan benar, karena memiliki lembaga pelatihan yang mengajarkan orang untuk sukses. K-LINK sendiri berarti Knowledge Link, artinya begitu jelas, K-Link adalah perusahaan MLM yang mengedepankan tentang knowledge (pengetahuan). Sehingga apabila orang-orang yang berada di K-LINK tidak mau mengembangkan dirinya maka dia tidak akan bertumbuh, hal tersebut tidak sesuai dengan misi perusahaan. Kita harus menjadi seorang pemimpin, dan faktanya di bisnis MLM terutama K-LINK orang yang berhasil dan menjadi sukses hanyalah orang yang bisa memimpin downline-nya dengan baik. “Dalam Islam dikatakan ‘man aroda dunya faalaihi bil ilmi’, barang siapa ingin bahagia di dunia wajib mengetahui ilmunya. Jika kita mau sukses di bisnis K-LINK tetapi tidak tahu ilmunya bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi”, ujarnya menjelaskan.

Baginya PT K-LINK Indonesia adalah perusahaan yang tepat. Karena dilihatnya bisnis network marketing seperti K-LINK adalah sangat memiliki peluang besar bagi siapa saja untuk sukses. Dirinya bahkan melihat teman-temannya yang telah lebih dulu terjun di dunia usaha dan dunia kerja lain sampai saat ini belum bisa menunjukkan hasil yang signifikan, sebab usaha atau pekerjaan tersebut tidak memiliki pola yang jelas sehingga banyak sekali menemukan halangan yang menyebabkan sulitnya mereka untuk sukses. Artinya, potensi untuk sukses di bisnis K-LINK jauh lebih terjamin karena polanya jelas dan lebih terarah.

Sucipto merasa sangat bahagia, bukan hanya karena bonus dan royalti ataupun prestasi berupa materi, tetapi dirinya bahagia karena kebahagiaan yang ia rasakan tidak hanya dinikmati oleh dirinya sendiri, tetapi juga bisa dinikmati oleh keluarga, serta downline-downlinenya yang turut serta berjuang bersama beliau. Artinya Sucipto bisa menunjukkan bukti, bahwa ia betul-betul menepati janjinya untuk membantu sukses downline-downlinenya. Setiap tahun Sucipto pun merasa bersyukur karena melalui bisnis K-LINK ia berhasil mendampingi lahirnya juara-juara baru khususnya di grup beliau, seperti yang ditunjukkan pada acara anniversary K-LINK International yang ke-11 di Sentul International Convention Center (SICC) beberapa bulan lalu. Di antara Downline yang direcog sebagai Crown Ambassador (CA), dan Senior Crown Ambassado (SCA) ternyata latar belakang mereka beberapa tahun yang lalu hanyalah sebagai mahasiswa, sopir taksi, tukang ojek, tour guide,  dan lain-lain. Hal itu yang membuat seorang Sucipto begitu bahagia dalam kehidupannya kini.

 

Image

Image

Image

BISNIS SARANA MEMBANGUN KEBAIKAN

Prestasi sebagai Crown Ambassador di K-LINK, dicapai dalam tempo 3 tahun. Pria kelahiran November 1982, asli Tegal ini mampu mendedikasikan dirinya di bisnis MLM K-LINK International. Ia adalah Novan Nurwanto, biasa disapa Novan. Sosok muda ceria dan penuh energik ini berkiprah di bisnis K-LINK sejak September 2006.

Sebelum menjalankan bisnis K-LINK, pada tahun 2001 ia masih kuliah, mulai tahun 2003 dirinya pernah usaha konvensional, seperti jualan pempek, baso tahu, dan pedagang kaki lima, tapi dari semuanya bangkrut. Tahun 2004 mendirikan usaha trading garmen dengan memiliki perusahaan CV yang mengekspor produk garmen ke Malaysia, bermodalkan uang tabungan pribadinya, usaha ini pun hanya berjalan sampai awal tahun 2006 karena tertipu temannya yang membawa lari uang hasil produksi. Hasilnya, kuliah  tidak beres, bisnis hancur, dan malah memiliki hutang yang lumayan besar. Lalu awal tahun 2006 karena tidak ada pilihan mau kerja tidak punya ijazah, usaha tidak ada modal, dan bertepatan dengan gempa yogya pada bulan Juni 2006 akhirnya Novan menjadi relawan di Yogyakarta.

Di saat kondisi  demikian, beberapa bulan setelah pulang dari Yogyakarta Novan mendapat telepon dari teman bisnis sebelumnya dari Malaysia bernama bapak Jalal. Ia diinformasikan sebuah bisnis, dengan mereferensikan seseorang bernama bapak Sucipto, yang kebetulan tinggal di Bandung untuk menjadi pembimbingnya.

Setelah ditelepon pak Sucipto dan mendapat penjelasan dengan baik, ia baru tahu kalau temannya pun yang bernama pak Jalal ternyata telah bergabung dan menjalankan bisnis K-LINK di bawah pak Sucipto sendiri. Tidak ada pilihan lain, karena seorang Sucipto adalah orang yang telah membuktikan dirinya berhasil, juga produk-produk K-LINK yang memang bagus, dan Novan sendiri harus segera bisa membayar hutang. Maka, momentum itulah pada tahun 2006 Novan pun bergabung di bisnis K-LINK. Start tahun 2006, berjalan 1,5 tahun dirinya sudah bisa melunasi hutangnya, bahkan 1,5 tahun pertama sudah bisa membeli mobil pertama, tahun ke-2 sudah bisa membeli mobil ke-2 dan akhirnya bisa membeli rumah pribadi.

Membangun kebaikan

Membangun sebuah bisnis MLM seperti K-LINK bagi Novan adalah merupakan konsep keseimbangan, jangan sampai kesannya bahwa bisnis MLM itu bisnis seperti menjual mimpi, bisnis yang mengagung-agungkan penghasilan, mengagung-agungkan harta, karena pada kenyataannya ketika orang itu mengejar mati-matian dengan segala cara, bahkan dengan menipu sana-sini, dengan menjanjikan sesuatu, sementara pada akhirnya malah hancur semua. Bagi Novan, bahwa dalam bisnis MLM yang ia bangun dalam jaringannya adalah bagaimana kita bisa membangun manusianya, yaitu membangun manusia yang memiliki kualitas kepribadian yang baik. Tentu kita paham bahwa yang mengatur rezeki adalah Tuhan. Sirkulasi rezeki itu Tuhan yang mengatur. Sebesar apa pun kerja keras manusia, jadi kalau Tuhan tidak mau kasih rezeki, maka rezeki itu pun tidak akan turun. Dalam Islam, Innallaha layughairamabiqaumin hatta yughayiruma biangfusihim, Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kalau kaum itu sendiri tidak mau merubah nasibnya. Hukum perubahan itu ada dua, yaitu diizinkan oleh Tuhan, dan yang kedua manusianya berikhtiar (berusaha). Novan katakan, di bisnis K-LINK atau MLM ini hanyalah kendaraan, dan sejujurnya yang sedang ia dan jaringannya lakukan adalah membangun sebuah kebaikan.

Maka motivasi diri dan jaringannya adalah membangun kebaikan sebanyak-banyaknya, agar banyak orang bisa berubah menjadi lebih baik. Baik itu ekonominya, kepribadiannya, dan bahkan agamanya, artinya, apa yang sedang dijalankan para mitra K-LINK adalah membangun keseimbangan dalam hidup. Bangun ekonomi mereka, bangun mental mereka, dan bangun spiritual mereka. Sehingga dalam jaringan yang ada, agar dapat dipastikan ketika seseorang sudah semakin kaya dia pun harus semakin shaleh. Semakin kaya seseorang dia harus semakin lebih baik, ibadah dan lain sebagainya pun harus lebih baik. Intinya menanamkan sebuah konsep yang tidak materialistis.

Karena apabila dalam bisnis MLM ini ketika hanya mengharapkan mendapatkan uang, bisa jadi uang malah tidak dapat, yang ada justru hancur. Tapi apabila dalam bisnis ini yang dilakukan adalah sebuah kebaikan, membangun kebaikan, berikhtiar, bahwa mencari rezeki itu adalah jihad, demikian dalam Islam, terutama untuk menafkahi anak isteri. Jadi, targetnya adalah bukan uangnya tapi kebahagiaan anak isterinya. Kita jual produk K-Link, targetnya bukan jualan tapi membantu orang untuk sehat, ketika merekrut downline targetnya bukan mereka dijadikan bawahan, tetapi harus membuat mereka menjadi orang-orang yang memiliki proyek perbaikan hidup, artinya bantu mereka untuk ekeonominya lebih baik. Inti dari visi besar seorang Novan akan bisnis K-LINK adalah memperbanyak jumlah orang kaya dan shaleh agar nilai kebaikan ini benar-benar dapat menyebar. Karena, kalu disebut orang kaya tentu banyak, tetapi orang kaya dan shaleh belum tentu. Atau orang shaleh saat ini pasti banyak, tapi orang shaleh dan juga kaya belum tentu. Terlebih target Novan adalah mencetak dan memperbanyak orang yang muda, kaya, dan shaleh.

Karena kombinasi ini adalah kombinasi yang cukup ideal, maka MLM atau K-Link adalah sarana yang tepat untuk menjalankan program tersebut. Karena dengan MLM, orang dapat terbantu baik secara ekonomi ataupun secara edukasi dirinya. “Dalam Islam dikatakan khairunnas angfahum linnas, sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang paling banyak manfaatnya untuk manusia lainnya. K-LINK ini adalah lahan kebaikan, kalau orang sudah paham, mindsetnya paham di K-LINK telah membangun kebaikan, maka orang akan memiliki motivasi yang cukup tinggi, sekalipun uang belum bia didapatkan, maka dengan keikhlasan, minimal insya Allah pahala yang akan didapat. Bahkan kalau pun pada akhirnya harus meninggal terlebih dahulu sebelum sukses, belum mendapat keberhasilan di dunia, maka dengan keikhlasan, insya Allah, Allah akan membalasnya di akhirat, tapi memang patut disayangkan, terkadang masih saja banyak orang yang tidak memahami ini secara integral”, ujar Novan menjelaskan.

Pemahaman yang benar

Dalam bisnis MLM yang menjadi sulit adalah terkadang tidak bisa mendapatkan financial yang cepat, kalau orang-orang yang mungkin punya pengalaman, baru satu atau dua bulan saja sudah dapat jutaan, satu tahun sudah dapat puluhan juta memang banyak. Tapi jelas tidak semua orang memiliki keahlian yang baik atau sama, sehingga bisa jadi baru dalam waktu 2 tahun mereka bisa langsung mendapatkan income bagus. Dan pada kenyataannya di MLM mana pun, mereka yang berhasil itu ada yang cepat ada juga yang lambat. Yang terpenting adalah bagaimana caranya yang lambat ini bisa tetap mau bertahan, tidak hancur dan malah menjadi orang yang menjelekkan bisnis MLM yang dijalankannya. Di sinilah pentingnya sebuah edukasi, bahwa pemahaman bisnis, orang berjuang di MLM seperti K-LINK itu untuk apa. “Kalau untuk cari uang mati-matian maka di tempat mana pun apabila caranya salah, tentu akan menjadi salah. Tapi apabila di MLM seperti K-LINK, merupakan kendaraan yang benar, contoh yang berhasil sudah banyak, yang membimbing sudah ada, dan kita pun benar cara menjalankan bisnis K-LINKnya, maka insya Allah ada saatnya kalau sudah menjadi hak kita Allah izinkan, berarti itu masih menjadi sebuah ujian. Tapi kalau sampai pada akhirnya, caranya benar, ibadahnya benar, niatannya benar, di K-LINK masih tidak berhasil dan meninggal terlebih dahulu, insya Allah itu akan menjadi catatan kebaikannya yang akan memperberat timbangan amal kebaikannya nanti di akhirat. Itu pemahaman yang sedang kami bangun di mitra K-LINK, khususnya jaringan kami”, tegas Novan.

MUSUH TERBESAR ADALAH DIRI SENDIRI

Berkompetisi dalam bisnis itu bai, menurut Novan, K-LINK menjadi basic, bahwa yang membuat besar K-LINK adalah memang manusia, tapi semuanya itu atas kehendak/izin Tuhan, manusia itu berikhtiar. Maka apabila seseorang yang menjalankan bisnis K-LINK ini hendaknya semua bisa memahami bahwa saat ini manusia melakukan ikhtiar bumi, seperti pada saat di lapangan melakukan prospek/presentasi, tapi harus dibarengi juga dengan membangun ikhtiar langit, yaitu ikhtiar kepada Tuhan , karena dengan izin Tuhan lah K-LINK pun bisa menjadi besar seperti saat ini. Sehingga dalam persaingan dengan MLM lain justru tidak ada, karena musuh paling besar adalah diri sendiri. Apabila ribadi seseorang rusak, maka rusaklah K-LINK. Saat seseorang suka berbohong kepada downline, maka rusaklah K-LINK, saat seseorang suka bermaksiat rusaklah K-LINK, saat seseorang tidak pernah berdoa rusaklah K-LINK. “Untuk itu harus memahami bahwa yang sedang dibangun sebenarnyakeberkahadan dalam hidup, sehingga orang-orang K-LINK hendaknya, saat bekerja keras di lapangan jangan lupa sholatnya, jangan lupa baca Al-Quran nya, dan insya Allah saat Allah ridha dengan sebuah komunitas, maka tidak ada satu makhluk Allah yang bisa menggoyahkannya. Saat Allah ridha bahwa K-LINK akan berdiri lama, maka tidak ada satu makhluk Allah pun yang bisa menjatuhkannya. Dan karena leader-leader K-LINK  masih menjaga keutuhan sebagai seorang pribadi yang beragama, berbudi pekerti yang baik dan hubungan dengan Tuhan pun baik, itu lah yang membuat K-LINK tetap bertahan”, ujarnya bangga.

PRESTASI

Prestasi Novan di K-LINK, dibandingkan dengan leader-leader yang ada tidak lah ada apa-apanya, walaupun memang bagi Novan sendiri itu adalah sebuah prestasinya. Karena sebetulnya, orang lain ada yang mencapai Crown Ambassador hanya dalam waktu 2 tahun. Orang lain ada yang bisa Platinum Leaders Club, orang lain ada yang sudah bisa pergi wisata ke berbagai negara, orang lain ada yang sudah memiliki rumah mewah, mobil mewah, dan lain-lainnya masih banyak lagi. Tapi yang terpenting bagi Novan, yang membuat dirinya memiliki prestasi dan bangga di bisnis K-LINK. Pertama, lewat K-LINK ia bisa melunasi hutangnya. Kedua, lewat K-LINK dirinya bisa menikah. Ketiga, lewat K-LINK dirinya bisa membeli rumah. Keempat, lewat K-LINK ia sudah bisa merasakan berbagai macam merek mobil yang bisa dimiliki. Kelima, lewat K-LINK dirinya bisa ke tanah suci. Dan Keenam, lewat K-LINK diri dan keluarganya sudah bisa jalan-jalan ke luar negeri. Ini yang dikatakan Novan merupakan prestasi dalam kehidupannya. Adapun prestasi yang paling penting bagi dirinya adalah saat dirinya menerima penghargaaan sebagai Crown Ambassador yang kala itu dirinya bisa mengundang orng-orang yang dicintai, seperti bapak, anak dan isteri. Yang semuanya oleh Novan bisa diajak naik ke atas panggung dan mereka semua bisa merasakan kebanggan akan keberhasilan dirinya.

Seperti bagaimana sang isteri bisa merasakan kebanggan memiliki suami, anak bisa mengatakan bahwa dirinya bangga akan papanya. Itu prestasi terbesar seorang Novan, untuk itu prestasi bagi setiap orang itu relatif. Bisa saja seorang Novan tidak lebih berprestasi dari orang lain, tapi bisa juga dalam pandangan orang tuanya ia adalah anak yang baik, menurut isterinya ia adalah suami yang baik. Artinya, bagi Novan sendiri, bahwa sesungguhnya prestasi yang terbaik adalah saat dirinya bisa memberikan senyuman terbaik pada isteri. Saat anaknya bisa mengatakan papah hebat. Saat orang tuanya bisa bilang mamah bangga sama kamu. Dan ia bangga dengan bisnis MLM seperti K-LINK lah yang bisa menghadiahkan itu, yaitu senyuman isteri dan anaknya, yang merupakan prestasi sesungguhnya bagi seorang Novan.

 

Diketik ulang berdasarkan majalah MY INCOME edisi 6 volume 2 tahun 2012

July 27, 2012 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: